Celebrity
Tatjana Saphira Krisis Percaya Diri

14 Aug 2015

Bintang  Getting M4rried dan Runaway yang kini lebih dikenal sebagai aktris film ini sudah memulai kariernya sebagai model iklan sejak usia dua tahun. Tak heran jika ia luwes mengikuti arahan pengarah gaya saat pemotretan cover femina.

Tak Percaya Diri

Gadis kelahiran 21 Mei 1997 ini, jauh sebelum berakting dalam drama musikal Stereo di NET TV, memang sudah sering tampil dalam iklan. Ibunya, Ade Hartmann, kebetulan bekerja di agensi periklanan sehingga kesempatan casting cukup mudah ia dapatkan. Tatjana atau biasa dipanggil Ta, memang tumbuh di depan kamera. Selain iklan, studio foto Femina Group pun sudah cukup akrab baginya, karena saat balita ia beberapa kali menjadi model untuk majalah Parenting. Bahkan, di usia 13 tahun, sosoknya yang cantik sudah mengisi halaman fashion berbagai majalah remaja dan wanita, termasuk majalah Dewi. 

    Meski senang bergaya di depan kamera, berkarier di dunia modeling sejak belia ternyata sempat membuat gadis berdarah Jerman-Jawa-Padang ini mengalami krisis percaya diri. “Waktu masih SMP, kalau foto saya muncul di majalah, biasanya teman-teman suka  mengejek. Terus terang, saya jadi ragu, apa saya mau serius jadi model atau tidak ya. Habis saya capek juga digodain terus,” cerita Tatjana. Untungnya, dukungan keluarga membuatnya yakin bahwa ia tak perlu malu, justru harus bangga dengan apa yang ia kerjakan. “Saat di SMA, saya memang sudah yakin serius menjalani profesi sebagai model. Tapi, saya justru mengalami krisis percaya diri yang lain,” kenang Tatjana.
Advertisement

“Gara-gara sering bekerja sama dengan model-model yang rata-rata bertubuh sangat kurus, saya jadi merasa gemuk,” akunya. Tak heran kalau akhirnya ia sempat mengalami gangguan pola makan, karena melewatkan waktu makan atau makan sangat sedikit rela ia lakukan karena takut gemuk. Akibatnya, ia jadi mudah jatuh sakit.
Khawatir akan kondisi kesehatannya, sang ibu mengajaknya berkonsultasi ke dokter gizi. Di sinilah untuk pertama kalinya ia belajar menjaga berat badan dengan mengatur pola makan sehat. “Selain memberi menu makan, dokter juga menyarankan saya untuk berolahraga,” ujar gadis berambut panjang ini.

    Rutin berolahraga tiga kali seminggu di fitness center atau lari di kawasan Jalan Sudirman saat akhir pekan rupanya membawa perubahan pada Tatjana. Gadis bertinggi 173 cm dan berat 54 kg ini berkata, “Awalnya olahraga hanya membuat saya tak takut menjadi gemuk, tapi lama-kelamaan kegiatan ini membuat saya merasa nyaman dan percaya diri. Mind set saya berubah. Saya enggak ingin sekadar kurus lagi, tapi juga lebih menghargai tubuh yang sehat dan kuat. Tubuh yang sehat adalah aset terbesar manusia.”

Ini juga memengaruhi kebiasaan makannya. Sekarang ia   lebih memilih makan-makanan sehat. Apalagi baru-baru ini ayahnya, Joachim Hartmann, didiagnosis diabetes. “Belajar dari Papa, saya sadar semua harus dimulai dari usia muda. Demi Papa, pola makan di rumah kami sekarang jauh lebih sehat. Dokter keluarga mengatakan, kami juga memiliki risiko diabetes, karena itu saya berusaha mencegahnya dengan olahraga,” ujar Tatjana serius. (Nuri Fajriati)


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?