Tips
Tabir Surya

10 Jun 2014


Jangan pernah meninggalkan tabir surya, apalagi saat berolahraga di luar ruangan. Paparan sinar matahari dapat memicu masalah kulit seperti vlek hitam, kerutan, dan bahkan kanker kulit.
Saat berolahraga, gunakan tabir surya dengan SPF 15. Pastikan tabir surya yang Anda pilih memiliki formula seperti silica, kaolin clay, atau zincidone yang membantu menjaga kulit wajah tidak terlalu berminyak.
Enggan menggunakan tabir surya karena terasa panas di kulit? Bisa jadi penyebab rasa panas ini   karena tabir surya yang Anda gunakan menyimpan dan menahan panas sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman di kulit. Hindari tabir surya yang mengandung PABA, oxybenzone, dan octinoxate yang dapat menyebabkan alergi seperti ruam. Pilih tabir surya yang memiliki bahan dasar zinc. Formula zinc sangat lembut sehingga sering digunakan pada krim untuk mengatasi ruam popok bayi.
Agar tabir surya tidak mudah luntur, gunakan tabir surya jenis water resistant dan sweatproof, atau tabir surya khusus anak-anak yang diberi label tear free sehingga tidak perih jika terkena mata. Gunakan 20 – 30 menit sebelum berolahraga agar cepat meresap.
Jika Anda menginginkan tabir surya yang lebih ringan, pilih tabir surya yang mengandung lebih banyak air dengan label liquid pada kemasan.
Advertisement

Perhatikan Ini:
1. Pemilik kulit kering, gunakan tabir surya berbentuk krim. Tekstur lotion, gel, atau foam sangat cocok untuk kulit berminyak cenderung berjerawat.  Ulangi pemakaiannya  tiap 3 jam sekali, karena kurang kuat melindungi dan mudah terhapus.
2. Tabir surya berbentuk spray terasa lebih lengket, sehingga nyaman untuk berolahraga air daripada olahraga di luar ruangan seperti lari atau bersepeda.
3. Perhatikan masa penggunaan tabir surya. Umumnya, tabir surya memiliki masa kedaluwarsa setahun setelah dibuka.
4. Perhatikan kebersihan kulit setelah beraktifitas menggunakan tabir surya. Hindari sebum yang menumpuk dengan penggunaan cleansing milk untuk membersihkan kulit secara lebih mendalam. Lanjutkan dengan toner, serum, dan pelembap.(ANGGIA HAPSARI)


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?