Sex & Relationship
Smartphone vs Bercinta

4 Jun 2015

20% pasangan usia 18-34 tahun pernah menggunakan ponsel mereka ketika tengah bercinta. Survei Mobile Consumer Habits tahun 2013 oleh Harris Interactive dan Jumio, perusahaan mobile credit card asal Amerika Serikat, menemukan, hampir 10% responden pernah menggunakan ponsel saat tengah berhubungan seks. Angka ini meningkat dua kali lipat pada pasangan berumur 18-34 tahun. Sebanyak 12% menyebut, smartphone turut menjadi penghalang kemesraan dalam hubungan mereka.

Zoya Amirin, psikolog seksual berpendapat, pada dasarnya,  tiap orang akan mencari kesenangan yang paling tinggi. Semua godaan pasti asyik. Kalau tidak, seseorang tidak akan tergoda. Bunyi notifikasi bisa membuat Anda tak berpikir dua kali untuk meraih ponsel saat sedang berhubungan intim, ketika seks belum terasa sebagai kenikmatan yang paripurna, sehingga Anda akan mudah tergoda oleh gangguan dari luar. Seks tidak bisa serta-merta menyelamatkan sebuah hubungan, kalau seseorang tidak mencoba untuk aware, membangun hubungan dengan pasangan dan mengekspresikan perasaan Anda secara fisik.

Baik wanita maupun pria yang berselingkuh umumnya tidak sepenuhnya menyesali perbuatannya, sekalipun itu dilakukan dengan gadget-nya sendiri, dan tidak melibatkan perselingkuhan secara fisik. Perselingkuhan pada dasarnya terjadi ketika seseorang kembali merasakan excitement yang tidak lagi bisa didapat dari pasangan, namun bukan berarti ia sudah tidak lagi mencintai pasangannya.
Advertisement

"Lewat layar gadget, ada hal yang dipandang lebih menarik dan punya potensi untuk ‘dikejar’, baik itu game, media sosial, atau bahkan urusan pekerjaan. Ini membuat seseorang merasa lebih baik dibandingkan dengan kondisinya dalam hubungannya dengan pasangan," paparnya. 

Teknologi   seolah tampak lebih menarik daripada interaksi fisik, karena orang tidak menyelesaikan masalah yang ada dalam hubungannya dengan pasangan. Gadget akhirnya menjadi salah satu bentuk pelarian untuk menyibukkan diri, yang bisa membuat seseorang merasa lebih baik ataupun mendapat pujian dari orang lain. Hal ini dipandang lebih menarik dibandingkan menghadapi kenyataan bahwa ada hal-hal yang harus dituntaskan dalam hubungannya. (f)



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?