Sex & Relationship
Smartphone Mengancam Hubungan Percintaan

26 May 2015

Baik buruknya gadget sepenuhnya ada di tangan penggunanya. Gadget sering kali dikeluhkan sebagai sumber kerenggangan hubungan. Padahal, bila dapat memanfaatkannya dengan baik, seharusnya teknologi dapat membuat hubungan Anda dan pasangan  makin erat.

70% wanita menganggap smartphone telah mengusik hubungan percintaan mereka. Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal ilmiah Psychology of Popular Media Culture akhir tahun lalu menunjukkan bahwa interupsi oleh perangkat-perangkat teknologi  makin sering terjadi dalam aktivitas sehari-hari bersama pasangan. Akibatnya, terjadi peningkatan dalam frekuensi konflik terkait penggunaan teknologi, kepuasan dalam hubungan yang lebih rendah, gejala-gejala depresi yang lebih banyak, dan kepuasan hidup yang lebih rendah.

Menurut psikolog seksual Zoya Amirin, teknologi tidak bisa dipersalahkan. Banyak orang   tidak menyadari bahwa teknologi tidak serta-merta memperbaiki cara berkomunikasi mereka. Secanggih apa pun teknologi yang digunakan seseorang, belum tentu ia bisa menggunakannya dengan bijak disertai etika berkomunikasi, sehingga bermacam gadget pun dibiarkan menginterupsi aktivitas sehari-hari begitu saja. Selain itu, teknologi juga tidak bisa menggantikan personal attachment yang seharusnya timbul lewat komunikasi.
Advertisement

"Bila hubungan Anda dan pasangan baik-baik saja, adanya gadget justru dapat mempermudah hidup. Anda akan tahu dengan sendirinya, kapan harus mematikan gadget Anda, dan kapan harus meminta izin pasangan untuk mengakses gadget di tengah waktu berduaan, sehingga pasangan  akan merasa dihargai keberadaannya. Jika tidak, bisa saja ketika Anda mematikan gadget, Anda akhirnya malah mencari ‘pelarian’ lain," paparnya.

Maka, jika Anda berencana untuk mematikan semua gadget Anda demi meningkatkan kualitas hubungan, bicarakan  dahulu dengan pasangan, mengapa Anda berdua perlu melakukannya, karena bisa saja pangkal masalahnya bukan di sana. Jujurlah pada diri sendiri dan pasangan tentang mengapa Anda merasakan apa yang Anda rasakan. (f)



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?