Polusi Udara & Kesehatan Kulit
Masalah pencemaran udara dikota-kota besar, sangat dipengaruhi berbagai faktor yaitu, tofografi, kependudukan, iklim dan cuaca serta tingkat atau angka perkembangan sosial ekonomi dan industrialisasi. Jika jumlah penduduk perkotaan semakin meningkat maka mengakibatkan polusi udara yang juga meningkat. Hal ini akan mengarah kepada kebutuhan energi yang lebih besar sehingga menghasilkan pembuangan limbah padat, asap kendaraan bermotor dan asap pabrik yang merusak kualitas udara. Tidak hanya mempengaruhi sistem pernafasan dan pembuluh darah, polusi juga merugikan kesehatan kulit manusia.
Menurut dermatologi asal Beijing, Cina, Prof. Wei Liu, polusi udara mengandung 224 bahan kimia yang bisa merusak kondisi kesehatan kulit. Partikel udara tersebut merusak protein di lapisan kulit bernama keratin yang mengakibatkan sel berhenti untuk beregenerasi. Keratin tersebut berfungsi mencegah sel-sel kulit mengalami kekeringan. Sehingga kulit wajah akan terlihat kusam, timbul jerawat serta flek hitam dan juga kehilangan kadar air yang menimbulkan kerut dan garis halus.
CANTI SARI