Sex & Relationship
Seks Untuk Penderita Hipertensi & Kolesterol

21 Aug 2013

Jangan biarkan sakit memadamkan gairah bercinta Anda. Mengidap penyakit degenaratif seperti kolesterol atau hipertensi bukan berarti mengurangi frekuensi bercinta Anda. Ini dia rambu-rambunya!

Hipertensi

Advertisement
  • Sama halnya dengan penyakit-penyakit lainnya, pahami kondisi tubuh sebelum melakukan hubungan seksual. Seperti halnya olahraga, aktivitas bercinta sudah tentu memacu naiknya tekanan darah. Bila tekanan darah naik secara drastis akibat aktivitas berat, dalam waktu singkat pembuluh darah dapat pecah dan dapat menyebabkan stroke.
  • Jika tekanan darah di atas angka 200, maka penderita hipertensi tidak dianjurkan berhubungan seks. Tetapi, bila tekanan darah masih sekitar 150/90, maka penderita hipertensi masih terbilang aman untuk melakukan hubungan intim. Sebelum bercinta,  pastikan juga tekanan darah   dalam keadaan stabil.
  • Untuk menghindari tekanan darah naik secara tiba-tiba, lakukan pemanasan yang cukup. Lalu, akhiri aktivitas bercinta dengan cooling down berdua. Yang terpenting, tak perlu memaksakan diri mencoba beragam gaya hanya sekadar untuk dipuji pasangan.