Sex & Relationship
Seks: Kok, Tidak Sekuat Dulu?

20 Aug 2014

"Akhir-akhir ini saya merasakan suami saya kurang perkasa. Ketika penetrasi, terasa kurang keras dibandingkan seperti biasanya. Dibutuhkan waktu lama juga untuk membangkitkan dirinya.  Apa yang salah?" keluh Deana (32), seorang manajer marketing.

Menurut Androlog dan Seksolog dari RS Pusat Pertamina dr. Anita Gunawan, M.S., Sp.And. gangguan seperti ini mungkin terjadi ketika suami Anda mengalami masalah dalam ereksi. Sehingga, meski ereksi, penis suami masih kurang keras, atau malah ada yang sama sekali tidak bisa tegak. Menderita gangguan ereksi merupakan salah satu ketakutan terbesar pria.

Jika Anda hanya gemas, suami Anda malah merasa cemas terhadap performa dirinya. Jadi, bersabarlah dalam hal ini. Jangan langsung mengkritiknya karena suami justru bisa makin merasa down, dan kesulitan ereksinya kian berlarut-larut.

Ada beberapa penyebab pria mengalami kesulitan ereksi. Faktor stres dan kelelahan sering kali menjadi pemicu. Ketika memiliki banyak beban pekerjaan, beberapa pria mengalami kesulitan ini. Jika memang itu yang terjadi, biarkan suami Anda beristirahat. Sajikan menu yang bergizi untuk memperbaiki energinya yang terkuras akibat lelah bekerja. Untuk bercinta, coba lakukan di pagi hari. Seks setelah istirahat panjang dengan tidur biasanya lebih berkualitas.
Advertisement

Tapi, ereksi juga bisa berkaitan dengan penyakit. Umumnya akibat penyakit degeneratif, seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol. Penyakit itu bisa memengaruhi hormon testosteron yang membantu untuk ereksi. Jika ini masalahnya, Anda perlu bantuan dokter untuk mengobati masalah utama itu, sekaligus androlog untuk membantu kesulitan suami.



Yuniarti Tanjung (Kontributor Jakarta)
Foto: Corbis




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?