Food Trend
Sarat Rempat Hidangan Nasi di Asia Tenggara

11 Dec 2015

Di wilayah Asia Tenggara, hadir nasi-nasian yang kaya akan bumbu dan rempah. Misalnya nasi kerabu, sajian khas Kelantan, Malaysia, yang berbatasan langsung dengan Thailand. Nasi ini sangat mencolok karena berwarna biru terang diperoleh dari bunga telang. Konon, bunga telang ini merupakan salah satu bahan makanan yang banyak dihasilkan di Kelantan. Nasi kerabu juga hadir dalam berbagai versi pendamping di seluruh pelosok Malaysia.

Pendamping utama nasi kerabu antara lain sambal ikan kerisik yakni daging ikan kembung yang dikukus dan disuwir lalu dimasak bersama kelapa parut menjadi seperti serundeng. Namun, ada pula yang ikan kembungnya dibiarkan utuh dan dimasak dengan sambal. Lauk lainnya adalah kari daging sapi hingga kerupuk. Saat penyajian, nasi tanak dikucuri dengan budu, sejenis kecap ikan khas Kelantan dan Trengganu. Selain itu, memakai banyak sekali dedaunan segar sebagai ‘lalapan’ seperti kacang panjang, irisan kubis, mentimun, daun kaduk, daun laksa, dan taoge.   

Advertisement
Selain Malaysia, sup nasi khas Thailand kao tom pla (sup nasi ikan) populer sebagai sarapan di kota besar seperti Bangkok dan Phuket. Coba kunjungi area Thanon Chan Road, di sana terdapat tempat lelang ikan dan restoran seafood bertebaran di sekitarnya. Berbeda dengan bubur, kao tom  lebih seperti nasi hangat yang disiram dengan sup. Saat disajikan diberi taburan tong cay dan bawang putih goreng. Sedangkan di Vietnam, khususnya di Hoi An, yakni kota tua pelabuhan Vietnam, dikenal sajian  hoi an chicken rice, mirip nasi hainan, namun terbuat dari nasi ketan. Kunyit dipakai sebagai pewarna alami. Tak mengherankan, karena mayoritas pedagang yang singgah di kota Hoi An ini berasal dari Tiongkok.

Myanmar ternyata juga memiliki hidangan nasi yang tak kalah lezat, yakni danbauk. Inspirasi nasi biryani menggunakan daging kambing yang dibawa oleh pedagang India ke Myanmar kemudian diolah lebih lanjut oleh masyarakat muslim di sini menggunakan daging ayam. Proses masaknya sama dengan mengolah nasi biryani, dengan perbedaan berupa penggunaan ghee dan air saat memasak. Alhasil, cita rasa danbauk lebih pekat dan gurih dibandingkan nasi biryani khas India. (f)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?