CTS (carpal tunnel syndrome) atau dalam bahasa Indonesia disebut sindrom terowongan karpal adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh terjepitnya saraf medianus oleh ligamen transversus carpi atau ligamen otot yang ada di pergelangan tangan. Saraf medianus adalah saraf yang terbentang di sepanjang daerah lengan atas, lengan bawah pergelangan tangan, sampai ke ujung ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, dan separuh sisi luar jari manis.
Faktor yang membuat seseorang berisiko lebih tinggi terkena CTS di antaranya adalah kehamilan. “Wanita hamil berisiko tinggi terkena CTS karena hormon testosteron dan progesteronnya mengalami perubahan yang mengakibatkan cairan dalam tubuh yang dikeluarkan lebih banyak diserap, sehingga pembengkakan pada ligamen otot yang bisa menekan saraf medianus, menjadi lebih besar. Tapi biasanya, begitu melahirkan, bisa sembuh lagi,” ungkap dr. Yanuarso. Selain itu, penderita diabetes, obesitas, hipertiroid, rematik dan trauma seperti dislokasi dan fraktur pada lengan bawah juga rentan terkena CTS.(f)