Syarat utama sebuah hubungan bukan pada adanya pengorbanan dari salah satu pihak, tapi kondisi win-win yang dirasakan oleh keduanya. Ketika ada salah satu yang merasa dikorbankan, maka hubungan sudah tidak sehat. Kebahagiaan menjadi kriteria kunci untuk mengukur berhasil tidaknya sebuah hubungan.
Sebaliknya, jangan juga dengan gampang atau terburu-buru memutuskan hubungan. Sebab, dalam kondisi emosional Anda sedang gagal berpusat pada logika atau penalaran. Sehingga, keputusan yang diambil umumnya terlalu dini dan kelak berpotensi untuk disesali.
Telaah lagi perasaan-perasaan negatif yang timbul dalam diri Anda. Jangan-jangan semua ini tidak bersumber dari pasangan, tapi karena ketidakpuasan Anda terhadap kehidupan pribadi. Misalnya, Anda didera stres berlebihan di dunia kerja, hubungan Anda dan keluarga tidak harmonis, dan lain sebagainya. Apabila ini yang terjadi, maka hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membereskannya terlebih dulu. Bahkan, bisa jadi dukungan positif justru Anda dapatkan dari pasangan, saat Anda mau terbuka. (f)