Ya. Rencananya syutingnya baru bulan depan. Jadi, saya juga belum bisa cerita banyak. Saya senang dipercaya memerankan tokoh Mbak Pipik. Apalagi beliau sendiri yang minta, karena merasa saya paling cocok. Mungkin, karena saya beberapa kali berperan sebagai wanita berjilbab, ya. Tapi, ini jadi beban sendiri karena kepercayaan yang diberikan begitu besar. Jadi, saya harus benar-benar fokus memerankannya.
Tertarik memerankan tokoh antagonis?
Sebenarnya saya ingin mengeksplorasi lebih banyak lagi karakter. Tapi, kata produser wajah saya cocok buat peran yang ‘perlu dikasihani’. Padahal, saya pengin berperan jadi psikopat, berkepribadian ganda, penampilannya baik-baik, namun sebenarnya jahat. Tapi, peran baik-baik justru menjadi tantangan sendiri. Karena, saya harus bisa mendalami tiap peran agar bisa berbeda satu dengan lainnya. Intinya, semua film dan sinetron saya itu tantangan.
Apa pertimbangan Anda saat memilih peran?
Yang pertama sudah pasti orang tua. Masukan dan lampu hijau dari mereka membuat saya lebih nyaman berakting. Saya biasanya juga minta pendapat adik perempuan saya. Dia itu second opinion saya, terutama untuk peran-peran di film. Dia versi anak muda zaman sekarang, tahu apa yang lagi disukai orang atau tidak. Jadi, saya senang bertukar pikiran dan minta pendapatnya.
Sesibuk ini masih ada waktu untuk pacaran?
Jujur, saat ini saya menjalankan semuanya apa adanya. Saya lebih pasrah dan mengikuti arah. Ada target, tapi juga tidak neko-neko. Saya dan kekasih sekarang, baru setahun berhubungan. Dia bukan artis, seorang pebisnis. Bagi saya, yang penting saya nyaman dengan pasangan.
Favorit Revalina
- Lebih memilih beli tas daripada sepatu.
- Bisa nonton film Lion King puluhan kali.
- Sejak pasang behel, jadi rajin membawa tusuk gigi dan cermin kecil.
- Bangun tidur langsung cek handphone, baca pesan dan jadwal kegiatan hari itu.
- Kagum pada sosok Widyawati yang humble.
FAUNDA LISWIJAYANTI