Hadir pula mousseline buttercream, dan tak jarang yang menyebutnya Italian meringue buttercream. Pembuatannya yang menggabungkan Italian meringue dan mentega butuh ketelitian. Menambahkan gula cair panas pada putih telur kocok saat membuat Italian meringue adalah detail pertama. Belum lagi saat memadukannya dengan mentega kocok. Keduanya harus berada pada temperatur yang tepat (18o - 21o C). Jika tidak, tekstur buttercream yang fluffy mustahil didapat. Teksturnya yang fluffy (ringan) memudahkan saat menghias kue.
Kestabilan dan tekstur buttercream dipengaruhi jenis lemak. Mentega memberi tekstur lembut dibandingkan minyak sayur. Namun, minyak sayur dapat menghasilkan buttercream yang lebih stabil dan kokoh pada suhu ruang. Untuk memperkaya rasa, tambahkan ekstrak vanilla, mint, atau almond ke dalam buttercream. Bisa juga menambahkan air jeruk atau jus buah segar.
Sebaiknya gunakan buttercream segera setelah dibuat. Teksturnya yang masih lembut mudah dioleskan di permukaan cake. Jika masih tersisa, masukkan ke dalam wadah kedap udara dan simpan di lemari es agar bertahan 4-5 hari. (f)