- 120 ml air hangat
- ½ bungkus (4 g) ragi kering instan
- 1 sdt gula pasir
- 150 g tepung terigu protein tinggi
- 2 sdm minyak zaitun
- ½ sdt garam
- 1 sdm mentega
- 100 g bawang bombay, cincang halus
- 100 ml pure tomat
- 1 sdm pasta tomat
- 1 sdt oregano segar, cincang
- 1 sdt thyme segar, cincang
- ¼ sdt garam
- ½ sdt gula pasir
- 1/8 sdt merica bubuk
- 100 g keju mozzarella, iris tipis
- 75 g daun basil
- 3 sdm minyak zaitun
- Pizza: Campur air, ragi, dan gula pasir. Aduk rata, sisihkan. Dalam mangkuk, campur sisa bahan hingga tercampur rata. Tambahkan larutan ragi, uleni hingga adonan kalis.
- Fermentasi I: Bulatkan adonan, taruh di mangkok. Tutup dengan plastik lengket (cling wrap). Sisihkan di suhu ruang ruang hungga mengembang kurang lebih selama 30 menit.
- Saus tomat: Lelehkan mentega dalam wajan, tumis bawang bombay hingga harum. Tambahkan pure tomat, pasta tomat, oregano, thyme, garam, gula pasir, dan merica bubuk. Aduk rata, masak hingga saus agak mengental. Angkat.
- Bagi adonan pizza menjadi 2 bagian. Siapkan loyang pizza diameter 22 cm, taburi dengan sedikit tepung terigu. Tipiskan adonan di atas loyang, lalu istirahatkan kembali selama 15 menit.
- Oles permukaan pizza dengan saus tomat hingga rata. Taburi keju mozzarella dan daun basil. Kucuri dengan minyak zaitun. Panggang dalam oven panas bersuhu 200oC selama 20 menit. Keluarkan, sajikan.
Untuk 2 Loyang (@6 potong)