“Sejak SMA kelas 2, saya tertarik untuk kuliah di bidang hukum. Sayangnya, saya telanjur memilih program penjurusan IPA. Tak kehilangan akal, agar lulus ujian masuk di universitas bergengsi, saya mengambil bimbingan belajar selepas jam sekolah. Hampir setiap hari, saya baru sampai di rumah pukul 20.30 WIB dan pukul 06.00 harus kembali berangkat ke sekolah,” kenangnya.
Perjuangannya tidak sia-sia, ia berhasil masuk di universitas impiannya, sesuai jurusan yang ia inginkan. Walau serius belajar sejak kecil, Raisa bukan tipe pelajar yang ‘kutu buku’ dan kurang pergaulan. Ia tetap bisa hang out dengan teman sebayanya, seperti mahasiswa lainnya. Ia juga masih memiliki banyak waktu untuk melakukan hobinya, membaca novel favorit, menonton film komedi kesukaannya, dan menjalani hobi traveling bersama keluarga.
“Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendengarkan dosen dan memahami pelajaran yang disampaikan. Jadi, saat saya tidak bisa mengulang pelajaran di rumah karena kesibukan lain atau karena sekadar jalan-jalan dengan teman, saya tidak tertinggal pelajaran. Saat traveling, sebisa mungkin saya menambah ilmu. Misalnya, saat ke Turki, wawasan saya tentang sejarah dan budaya Turki pun bertambah,” ujar Raisa, yang aktif dalam kepanitiaan kampus untuk beberapa kegiatan sosial.
Walau bersinar dalam bidang akademis, tak menjadikannya tinggi hati. Keramahan dan senyum manis selalu tergambar di wajahnya. Keluarga memegang peranan penting dalam hal ini. Ia diajarkan untuk tidak lupa mengucapkan terima kasih pada Pencipta, untuk semua yang telah diraihnya.
“Bahkan, beberapa saat setelah saya dinobatkan sebagai Pemenang II, orang tua berpesan berulang kali untuk jangan lupa bersyukur. Jadi, apa pun yang saya raih, tidak ada yang patut disombongkan,” katanya.
Ke depannya, Raisa yang sedang menjalani sekolah kepribadian ini ingin total di dunia modeling. Ia ingin sesukses Gissele Bundchen dan Fahrani. “Saya ingin seperti mereka, memiliki branding yang kuat, dan diperhitungkan di dunia modeling,” ujarnya, penuh harap.
Trifosa Dewi