- Corporate value awareness, untuk menanamkan atau meningkatkan kepedulian staf akan misi dan visi perusahaan.
- Team building, untuk mempererat kerja sama di dalam dan antar-tim kerja.
- Change readiness, untuk mempersiapkan staf dalam menghadapi perubahan apa pun di dalam pekerjaan.
- Leadership, untuk melatih kemampuan memimpin.
- Customized, dibuat khusus untuk keperluan perusahaan yang sifatnya khusus pula.
Donny Tumewu, manajer pemasaran Rakata Adventure, mengatakan, meski training sumber daya manusia dengan cara ini dipadu dengan sejumlah aktivis alam bebas atau pencinta alam, jangan ragukan kualitasnya. Biasanya, penyedia jasa outbound training memiliki trainer dengan latar belakang ilmu psikologi. Dijamin, transfer pengetahuan pun, meski dilakukan secara fun, tetap berbobot.
Agar benar-benar mencapai tujuan, maka bentuk aktivitas outing juga sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan staf atau tim kerja: (1) rekreasi, (2) edukasi, (3) pengembangan diri, ataukah (4) redirection (pengarahan ulang bila perusahaan mengubah visi dan misi).
Bagaimana dengan outing yang inisiatifnya datang dari karyawan sendiri, yang sekadar ingin jalan-jalan bareng? Sah-sah saja, kok. Kegiatan ini setidaknya bisa mencapai kebutuhan rekreasi. Dengan outing seperti ini kebersamaan dan kekeluargaan antarstaf dapat menyuburkan hubungan antarpersonal, yang pada akhirnya berpengaruh positif pada produktivitas kerja. (f)