Celebrity
Natal Yang Sepi

20 Dec 2014


Mengakhiri tahun 2014, Astrid Tiar (28) bersemangat memulai hidup barunya di London. Bersama suami yang akan melanjutkan kuliah di sana, ia mempersiapkan diri untuk beradaptasi menjadi ibu rumah tangga, jauh dari kata populer.

Natal yang Sepi
Aktris pemeran utama film Badai di Ujung Negeri ini tengah sibuk-sibuknya mempersiapkan kepindahannya ke London, Inggris, pertengahan Desember ini. Kepergiannya ini dalam rangka mengikuti suaminya, Gerhard Reinaldi, yang melanjutkan kuliah S-3 di sana.
Wanita berhidung lancip ini mengaku hanya punya waktu dua bulan untuk persiapan, karena keputusan ini memang mendadak dari kampus tempat suaminya mengajar sebagai dosen di Fakutas Kedokteran, Universitas Indonesia.
“Sudah browsing dan memilih beberapa kandidat rumah yang akan ditempati nanti,  namun belum diputuskan mau yang mana,” ujar wanita kelahiran 12 Juli 1986 ini. Tak hanya masalah tempat tinggal, ia juga sibuk mempersiapkan pakaian untuk menghadapi cuaca yang dingin, mencari tahu jenis makanan hingga peta dan jalur transportasi umum yang akan dilalui.
Advertisement
“Ini pengalaman baru. Jujur tidak pernah terbayangkan sebelumnya untuk meninggalkan Indonesia dalam jangka waktu yang lama, sekitar 3-4 tahun,” jelas wanita bernama lengkap Astrid Tiar Josephine Panjaitan ini. Mau tidak mau ia harus siap untuk meninggalkan zona nyaman di Indonesia yang segala sesuatunya mudah karena dikelilingi keluarga dan teman-teman.
Astrid menjelaskan, di sana nanti ia tidak akan sibuk berkegiatan di luar rumah. Ia tak sabar untuk menjalankan perannya sebagai fulltime ibu rumah tangga, dengan mendedikasikan waktunya untuk merawat putri semata wayangnya, Dialucita Anabel Esteressa Tiorina Situmorang (1). “Saya sengaja tidak berkegiatan di luar karena saat suami kuliah, saya hanya bersama Anabel di rumah,” ujar Astrid.
Meninggalkan Indonesia dengan seluruh karier di industri hiburan yang sudah dibangunnya sejak remaja, ia tak ragu. Ia justru merasa beruntung semua kontrak kerjanya sebagai presenter dan bintang iklan sudah selesai akhir November lalu. “Tidak ada beban lagi meninggalkan pekerjaan,” ujar Pemenang I Gadis Sampul  2000 ini.
Ketika ditanya bakal rindu dengan pekerjaannya di dunia hiburan, ia justru tidak begitu mempermasalahkan hal tersebut karena ia pernah meninggalkan  ingar-bingar industri hiburan ketika fokus kuliah pada tahun 2004-2009.
“Justru yang saya khawatirkan, setelah mendengar cerita para dosen senior yang sudah di sana, tiga bulan pertama bakal nangis karena homesick,” ungkap wanita yang pernah kursus memasak ini. Baginya, tantangan yang perlu dihadapi adalah persiapan mental untuk beradaptasi di lingkungan baru dengan teman-teman dari berbagai negara.  
 Salah satu pengalaman yang akan menantinya adalah merayakan Natal yang sepi, hanya bertiga dengan suami dan anaknya. Tentu rasanya akan berbeda dengan suasana Natal yang selalu identik dengan pesta dan kehangatan keluarga besar. Apalagi di negeri orang, ia harus mandiri. “Kabarnya, saat Natal, mal, kafe, dan toko-toko di London justru tutup, karena semua orang bergegas pulang merayakan Natal bersama keluarga,” ungkap Astrid, yang berencana akan memasak makanan sederhana di rumah.  
Bagi Astrid, Natal adalah titik untuk kembali melihat diri sendiri, mensyukuri berkat yang sudah diterimanya satu tahun terakhir. “Kalaupun ada permintaan, saya hanya ingin menjadi ibu dan istri yang bijaksana,” ungkapnya.(Daria Rani Gumulya)



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?