Jika Anda memiliki faktor risiko diabetes, seperti obesitas dan riwayat diabetes dalam keluarga, Anda juga patut mewaspadai napas yang kurang sedap. Menurut dr. Yunir, gula darah yang tidak terkontrol dapat menurunkan daya tahan tubuh dan kemampuan tubuh melawan bakteri penyebab infeksi pada gusi dan mulut. Saat tubuh kekurangan insulin untuk mengubah gula darah, tubuh pun mengubah cadangan energi dari hati yang mengakibatkan ketoacidosis, tingginya kandungan keton dalam darah. Ini membuat tubuh dan mulut penderita diabetes mengeluarkan aroma aseton, seperti cairan pembersih kuku. (f)