Botox atau Botulinum toxin A bukanlah pendatang baru di dunia estetika kecantikan. Cairan ini disuntikkan ke titik wajah dengan dosis tertentu dan memiliki cara kerja mencegah sinyal yang memberi tahu otot untuk melakukan kontraksi dan relaksasi. Botox biasa digunakan di area ujung mata, dahi, dan bagian rahang untuk menyamarkan kerutan halus dan mengecilkan otot-otot wajah, seperti otot rahang dan pipi.
Selain pasien dengan gangguan saraf, botox aman digunakan mulai dari usia 17 tahun. Namun, botox memiliki efek samping seperti pusing dan migrain karena reaksi otot yang bersinggungan dengan saraf. Untuk mengatasinya, dosis dapat dikurangi perlahan agar tubuh beradaptasi. Setelah melakukan perawatan ini disarankan untuk tidak melakukan olahraga dan bersentuhan dengan uap panas, seperti sauna dan steam, selama seminggu.
Efek dari botox bersifat sementara, sekitar 4 sampai 6 bulan. Setelah itu, kondisi kerutan dan garis halus pada wajah kembali ke kondisi semula. Jenis perawatan ini diperuntukkan bagi Anda yang menginginkan wajah tampak lebih segar dan muda.(IVANA SITANGGANG)