Menjuarai ajang pencarian bakat memang membuat nama Nowela Elizabeth Auparay mendadak jadi sorotan dan idola banyak orang. Di balik itu, tak sedikit orang yang menilai kesuksesan yang ia raih dalam sekejap akan berakhir dengan cara yang sama pula. “Saya setuju dengan pepatah easy come easy go. Tapi, saya tak setuju bila popularitas yang saya dapat ini terjadi dalam sekejap. Perjuangan saya mencapai tahap ini memakan waktu bertahun-tahun,” cetusnya, kesal.
Tak banyak yang tahu bahwa Nowela dulunya vokalis band top 40 yang ‘ngamen’ dari kafe ke kafe di Surabaya. Ia bahkan pernah road show ke Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, dan beberapa daerah lainnya di Indonesia, hingga 7 tahun lamanya. Demi mewujudkan keinginan jadi penyanyi terkenal, bangku kuliah di Jurusan Hubungan Internasional, FISIP, Universitas Airlangga, yang sempat ia jalani selama 4 semester, terpaksa ia korbankan. Keputusan itu ia ambil secara diam-diam, tanpa sepengetahuan ayah dan ibunya.
Beberapa bulan ‘bersembunyi’, kebohongan Nowela akhirnya terungkap juga. Sang ayah, Alex David Zakharia Auparay, menyuruh putri sulungnya itu pulang ke Papua untuk bekerja kantoran atau menjadi pendeta. “Tawaran Ayah itu jelas saya tolak. Bekerja kantoran ataupun jadi pendeta bukan panggilan hati saya. Hanya menyanyi yang membuat saya bahagia,” ungkap Nowela, yang saat itu tetap bersikeras tinggal di Surabaya untuk mewujudkan mimpinya itu.
Penolakan itu membuat orang tuanya marah besar. Dampaknya, Nowela sempat memutuskan kontak dengan orang tua dan saling diam hingga 2 tahun. Di saat yang sama, ia mulai merasa bosan dengan karier musik yang begitu-begitu saja. “Itu adalah fase terberat dalam hidup. Sudah karier menyanyi mentok, musuhan pula dengan orang tua. Kejadian ini sempat bikin saya stres berat,” kenang pelantun single The One that Got Away ini.
Hingga pada tahun 2014 awal, ia memutuskan ikut Indonesian Idol sebagai harapan terakhir bisa mewujudkan keinginan jadi penyanyi terkenal. Tak banyak yang tahu keikutsertaan Nowela di ajang adu bakat itu, termasuk kedua orang tuanya. Ini ia lakukan karena tak ingin menanggung malu seandainya ia gagal. Saat sudah masuk tahap semifinal, barulah ia mengaku kepada sang ibu, Rida Rumiris E.N. Sinaga.
“Di luar dugaan, mereka malah mendukung saya. Saya jadi lebih percaya diri hingga bisa juara. Kemenangan saya itu berkat doa Papa dan Mama,” ujar wanita yang mengaku tak kuat menahan tangis haru saat menyanyikan lagu kemenangan di acara Grand Final tahun lalu.
Kini, impian Nowela menjadi penyanyi terkenal telah terwujud. Meski begitu, Nowela mengaku masih sama seperti dulu, di saat dirinya masih belum terkenal. “Saya masih Nowela yang suka kesederhanaan. Hanya, sejak jadi terkenal, saya lebih memperhatikan penampilan dan berpikir dua kali sebelum bertindak,” cetus wanita yang mengaku belum memiliki pasangan ini.
Sukses mewujudkan impian, Nowela masih menyimpan satu keinginan yang ingin segera ia realisasikan tahun ini: membuat album. Tak hanya untuk menuangkan idealisme dalam bermusik, membuat album ia lakukan untuk menyenangkan para penggemarnya. “Sejak mengeluarkan single tahun lalu, mereka sudah menanyakan kapan saya bikin album. Saat ini, album saya sedang dikerjakan. Doakan bisa rilis tahun ini, ya,” ujar penyanyi yang juga ingin menggelar konser keliling Indonesia ini, penuh harap.
Rizka Azizah