Health & Diet
Mencari Formula Terbaik untuk Anak Autistik

12 Nov 2015


Dalam seminar  Educating Children with Autism, yang diselenggarakan PEACE (Psycho Educational Assesment Center of Excellence) beberapa waktu lalu di Jakarta, diperkenalkan satu pendekatan yang disebut positive behaviour support (PBS) oleh Dr. Rebekah A. Wood dan Rebecca Womack. Keduanya adalah pakar yang berpengalaman di bidang behaviour atau analisis perilaku bergelar BCBA (The Board Certified Behavior Analyst). Ini adalah sertifikasi yang diakui secara internasional yang mengindikasikan kompetensi seorang ahli dalam analisis perilaku.

Pendekatan PBS dapat dilakukan oleh keluarga untuk penanganan anak berkebutuhan khusus di rumah maupun di sekolah. PBS melibatkan penggunaan strategi untuk mencegah perilaku menyimpang pada anak berkebutuhan khusus dengan mengalihkannya pada perilaku positif.

Ia memberi contoh, ketika ia sedang menelepon, anaknya selalu mengganggu dan merebut teleponnya. Melihat hal itu, ia tidak memberikan hukuman atau penjelasan, melainkan mengalihkan pada kegiatan positif sesuai kebutuhan anaknya.
Prinsipnya,  tiap perilaku pasti memiliki tujuan. Perilaku mengambil telepon adalah salah satu cara anaknya menarik perhatian, dan kebutuhan anaknya adalah mendapat perhatian. Karena itu, ia mengajak anaknya beraktivitas dan bertanya apakah anaknya ingin melakukan sesuatu sebelum ia menerima telepon. Dengan begitu, sang anak sudah mendapat perhatian, dan hal itu mencegahnya dari melakukan perilaku menyimpang.
Advertisement

Secara garis besar, PBS memiliki sembilan komponen dasar untuk membangun perilaku positif anak, yaitu:
  1. Tiap anak adalah manusia yang memiliki harga diri, meski mereka memiliki perilaku bermasalah.
  2. Perilaku mencerminkan kebutuhan, seseorang memberikan respons karena kebutuhan. Semua perilaku memiliki tujuan.
  3. Pencegahan dan intervensi dini  dapat mencegah perilaku bermasalah.
  4. Keluarga, termasuk anak-anak dan remaja, harus diikutsertakan untuk berpartisipasi secara aktif.
  5. Keragaman dalam keluarga harus dipertimbangkan dalam memahami perilaku dan merespons perilaku bermasalah.
  6. Lingkungan alami dan inklusif lebih diinginkan oleh anak yang menunjukkan perilaku bermasalah.
  7. Konsekuensi yang terjadi secara alami dan logis lebih diinginkan ketimbang sistem imbalam yang dibuat-buat.
  8. Sikap positif daripada menghukum.
  9. Intervensi perilaku seharusnya berfokus pada bagaimana anak berfungsi di dunia nyata dan bagaimana intervensi berpengaruh pada kualitas hidup mereka.
PBS mengharuskan orang di sekitar individu dengan gangguan spektrum autistik juga mengubah perilaku. Selain itu, diperlukan pengamatan tentang faktor yang bisa jadi pemicu perilaku bermasalah dan cara untuk mengantisipasinya. Misalnya, apakah lingkungan di sekitar anak tidak nyaman, berisik, atau berantakan? Atau apakah anak lapar, kurang tidur, dan tidak nyaman karena obat?

Setelah faktor pemicu ditemukan, berikan contoh perilaku yang tepat dan berikan pujian saat anak melakukan sesuatu yang tepat. “Perhatikan bagaimana cara kita memberi instruksi. Buat dalam bentuk aktivitas menyenangkan dan menggunakan hal-hal yang ia sukai, misalnya menggunakan boneka atau permainan. Pastikan juga dia mampu melakukan hal yang kita minta. Karena, terkadang kita sering memberikan tugas yang sebenarnya dia tidak mampu,” ujar Rebekah. (f)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?