T: Benarkah olahraga membantu aktivitas seksual?
J: Benar. Aktivitas aerobik seperti jogging, berenang, dansa, sangat membantu kesehatan pembuluh darah. Pada pria, aerobik akan membantu agar ereksi lebih keras, sementara pada wanita menyebabkan organ intim lebih mudah terangsang. Bahkan, ada wanita yang mengalami orgasme saat olahraga. Hal ini terjadi karena saat olahraga, aliran darah yang cepat seperti merangsang dari dalam. Selain itu, aerobik membuat mood lebih baik, karena saat olahraga otak memproduksi endorfin, yaitu hormon yang menimbulkan perasaan senang.
Aktivitas latihan beban seperti yang dilakukan di gym sangat membantu aktivitas seks. Latihan squat misalnya, berdiri jongkok, merangsang hormon testosteron, yakni hormon gairah. Latihan ini juga menguatkan otot panggul sehingga lebih kuat untuk bercinta.
T: Adakah jenis olahraga yang efektif meningkatkan performa seks?
Tentu faktor nutrisi berperan penting pula. Pada pria yang sudah berusia lebih dari 30-an, rajin berolahraga, tapi makan nasi putih, selalu mengonsumsi mi instan dan banyak gula pasir, tentu staminanya tidak optimal. Makanan yang digoreng juga akan membuat ikatan oksigen di darah berkurang sehingga Anda merasa mengantuk. Seks jadi tidak optimal.
T: Apakah yoga bisa membantu meningkatkan kelenturan tubuh saat bercinta?
J: Posisi tertentu pada aktivitas yoga sebetulnya merupakan latihan beban, tapi secara statis. Yoga cukup membantu menyeimbangkan hormon dan kekuatan tubuh sehingga bermanfaat untuk mengoptimalkan seks.
T: Adakah olahraga yang disarankan untuk menguatkan lengan wanita saat bertumpu?
J: Semua olahraga bisa berefek baik karena olahraga adalah masalah fisik, sementara posisi woman on top adalah koreografi. Sama seperti penari. Nah, kemampuan koreografi berbeda dengan kemampuan fisik. Namun, latihan push up sangat membantu pria dan wanita jika berada pada posisi di atas sehingga lebih kuat saat bertumpu. (f)