- Perhitungkan porsi asupan nutrisi penting untuk memastikan kebutuhan gizi Anda terpenuhi tiap harinya, terlepas dari di mana Anda berada. Perhatikan pula bumbu yang digunakan dan cara pengolahannya. Dengan demikian, setelah menyantap makanan yang tinggi gula dan lemak, Anda dapat menyeimbangkannya dengan memilih sumber makanan lain yang cara pengolahannya tidak mengandung banyak lemak, juga meningkatkan asupan serat. “Bila makanan mengandung atau diproses dengan banyak minyak atau mentega, margarin, maupun santan, asupannya harus dibatasi, bukan menjadi asupan rutin tiap hari,” jelas dr. Carmelita Ridwan dari Klinik Primavita.
- Batasi pula asupan gula, garam, dan minyak. Maksimal asupan gula per hari adalah 4 sendok makan, garam 1 sendok teh, dan minyak 5 sendok makan. Imbangi pula dengan minum air putih, sekitar 8 gelas sehari.
- Teh hijau memang berkhasiat mengurangi penyerapan lemak dan membantu menurunkan berat badan, akan tetapi harus tetap disertai dengan menjalani pola makan sehat dan rutin beraktivitas fisik.
- Bila Anda telah puas menikmati hidangan lokal, kembalilah menjalankan pola makan dan olahraga yang teratur. Untuk membantu membakar kalori dan menjaga berat badan sesudahnya, porsi olahraga Anda bisa ditingkatkan. Menurut dr. Carmel, sesekali makan makanan yang berlemak tinggi tidak serta-merta memberikan masalah kesehatan yang besar. “Namun, bila sehari-harinya sudah memiliki masalah berat badan atau kolesterol, apakah bijaksana kalau mengonsumsi makanan berkalori dan berlemak tinggi?” pungkasnya. (f)
Advertisement