Tips
Lindungi Kulit dengan Tabir Surya

16 Jun 2015

Kulit putih halus tanpa vlek hitam adalah idaman banyak wanita. Tak heran, paparan sinar matahari langsung ke kulit sering dihindari dan dianggap membuat kulit menjadi hitam serta timbul bintik hitam. ”Sinar matahari yang menerpa kulit secara langsung dan berlebihan menyebabkan berbagai kerusakan kulit, seperti penuaan dini, perubahan pigmentasi, hingga menimbulkan vlek hitam, serta kanker kulit. Ini terjadi akibat  sinar UVA dan UVB yang terkandung di dalamnya,”  jelas dr. Jimmy Chandra, SpKK, dari Klinik Essenskin Dermatovenereology.

Oleh karena itu,  Anda yang sering terpapar sinar matahari langsung selama lebih dari 20 menit diwajibkan menggunakan tabir surya. Aplikasikan pada kulit wajah Anda sebelum menggunakan riasan. Berikut ini info penting tabir surya yang bisa diketahui agar manfaatnya lebih maksimal.
Advertisement

Tip Mengenakan Tabir Surya:
  • Pilih tabir surya paling sedikit SPF 15 untuk semua jenis kulit. Jika Anda memiliki kulit cerah dan mudah terbakar, sebaiknya pilih SPF yang lebih tinggi. Hindari kulit dari terpaan sinar matahari antara pukul 10 pagi hingga 3 sore saat sinar radiasi sedang tinggi.
  • Tabir surya jenis minyak biasanya memiliki SPF kurang dari 2. Jika ingin kulit lebih terlindungi, sebaiknya pilih jenis krim, lotion, atau gel.
  • Aplikasikan kembali tabir surya setidaknya 15 menit sekali. Bentuk gel lebih mudah terhapus oleh keringat sehingga membutuhkan aplikasi ulang lebih sering dibandingkan jenis lainnya.
  • Pilih tabir surya waterproof atau water-resistant, jika banyak beraktivitas di luar ruang.
  • Jangan lupa  memakai kacamata hitam, topi, atau baju berlengan dan celana panjang agar kulit terhindar dari terpaan sinar matahari secara langsung. Pastikan kacamata hitam Anda memiliki perlindungan dari sinar UVA dan UVB. (f)



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?