Kebanyakan aktris takut terjebak dalam stereotip peran tertentu, tapi tidak demikian dengan Bella. Sejak terjun di dunia akting, ia tidak pernah pilih-pilih peran. Baginya, tidak ada satu peran pun yang sama. “Baru-baru ini saya jatuh hati dengan tawaran peran sebagai wanita muda yang terpaksa menjadi wanita penghibur untuk membiayai pengobatan ibunya yang sakit keras. Apalagi ini diangkat dari kisah nyata,” cerita wanita yang juga menjajal peran di film laga layar lebar ini.
“Setelah terbiasa memakai kemeja gombrong dan badan memar biru-biru karena adegan naik pohon, main bola, dan berkelahi, sekarang saya harus memakai kemben dan kain! Rasanya engap (sesak). Karena, setelah TTD kemarin, berat badan saya sempat naik jadi 54 kilogram karena kebanyakan ‘piknik’,” kata wanita yang memiliki tinggi 160 sentimeter ini, tertawa.
Piknik yang dimaksud Bella adalah makan bersama dengan seluruh pemain, sutradara, dan kru film di atas setandan daun pisang yang dipetik dari kebun sebagai piring bersama. Menunya? Tumis cumi-cumi asin cabai hijau petai, ikan peda goreng, dan sambal terasi, masakan ibundanya tercinta. “Ini adalah syuting sinetron paling seru dan paling menyenangkan. Kami sudah seperti keluarga,” ceritanya, bahagia.