Sebagai pribadi yang lucu dan ramah, Jimmy Fallon (39) dicintai penggemar dan juga teman-teman selebritas yang pernah menjadi tamunya di acara talk show malam yang ia pandu. Di balik sosok yang karismatik itu, ada Nancy Juvonen, istri Jimmy yang usianya terpaut 8 tahun lebih tua. Setelah 7 tahun mereka menikah, rumah mereka di New York kini makin penuh tawa dan cinta dengan kehadiran buah hati yang telah lama dinanti-nanti.
“Waktu itu cuaca di lokasi syuting hujan dan dingin. Ia tampak bercahaya di tengah lorong jalan yang redup, dengan celana panjang putih dan rambut pirangnya. Ia terlihat cantik,” ujar Jimmy sambil tersenyum, mengenang perjumpaan pertamanya dengan Nancy di lokasi syuting Fever Pitch tahun 2005. Di film itu Jimmy menjadi aktor utama, sementara Nancy menjadi produser bersama Drew Barrymore.
Saat itu, mereka tidak langsung saling jatuh cinta. Perasaan istimewa itu justru baru tumbuh dua tahun kemudian, saat Jimmy diundang ke pesta ulang tahun Nancy ke-40 yang digelar Drew. Nancy adalah sahabat sekaligus partner dalam perusahaan film Drew, Flower Films. Tak lama setelah itu, barulah mereka berkencan. Jimmy begitu mengagumi sosok Nancy yang ia sebut sebagai the coolest girl in the world.
Sikap Jimmy yang sopan dan supel segera merebut hati Nancy yang energik namun pemalu. Terlibat dalam produksi film-film komedi romantis seperti Never Been Kissed, Music and Lyrics, dan He’s Just Not Into You, Nancy tahu bahwa orang-orang yang lucu di depan kamera justru sering kali tidak lucu di dunia nyata, bahkan sinis dan tidak menyenangkan.
Tapi nyatanya, pribadi asli Jimmy lucu dan menyenangkan. “Ia melihat hidup sebagai sebuah kesempatan, dan kebahagiaan adalah pilihan. Jimmy selalu ceria dan bahagia tiap bangun tidur. Ia selalu tahu cara menemukan hal lucu dalam kehidupan,” ujar Nancy, tentang suaminya.
Jangan bayangkan Jimmy melamar sambil becanda. Ia justru melakukannya dengan serius layaknya seorang gentleman. Jimmy berlutut sambil mengangsurkan cincin di suatu senja di rumah keluarga Nancy di Wolfeboro, di tepi Danau Winnipesaukee, New Hampshire, Amerika Serikat. Seorang Jimmy yang selalu tampak cool, saat itu justru mengaku sangat grogi dan berusaha menahan air mata haru saat Nancy menerima lamarannya.
Setelah itu, Jimmy tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagianya dan merasa menjadi pria paling beruntung di dunia. Saat ditanya rencana menikah, Jimmy bilang, “Makin cepat makin baik untuk saya. I'm in love." Betul saja, tiga bulan setelah lamaran romantis itu, mereka melangsungkan pesta yang intim dan hangat dengan segelintir kerabat dan sahabat. Pesta mereka dilangsungkan 22 Desember 2007 di Necker Island, pulau pribadi milik Richard Branson, pulau kecil dikelilingi pantai berpasir putih dan laut biru jernih British Virgin Island, perairan Karibia.
Meski pernikahan mereka banyak ‘kerikil’ kecil, seperti saat Jimmy harus mondar-mandir New York tempatnya bekerja, ke Los Angeles tempat Nancy bekerja dan tinggal bersama Winnie, bagi keduanya, pernikahan mereka sempurna. Apalagi, Nancy justru yang meyakinkan Jimmy untuk menerima tawaran memandu The Tonight Show yang syuting 5 hari seminggu di New York. Tentunya, ujian ini terasa ringan begitu Nancy dan Jimmy mendengar tawa si kecil Winnie menggema di rumah mereka.
Nuri Fajriati