- Hindari menetapkan standar hidup terlalu tinggi atau mengejar kesempurnaan. Anda memang harus tetap berupaya menjadi ibu yang baik. Namun, bukan berarti Anda berambisi jadi super mommy. Pemikiran seperti itu hanya akan membuat Anda capek sendiri. Energi positif hilang, hidup pun berjalan tak efektif.
- Cari Alternatif. Saat menghadapi kesulitan, jangan langsung panik. Bila memang situasinya masih bisa Anda ubah, lakukan evaluasi dan temukan alternatif penyelesaian. Bila rumah berantakan misalnya, kalau Anda merasa terlalu capek untuk membereskannya, carilah solusi alternatif dengan mempekerjakan ART untuk meringankan urusan rumah tangga.
- Adaptasi. Saat Anda dan suami ingin berduaan di saat anak-anak rewel, lakukan adaptasi. Tunggu hingga saat tepat Anda berdua bisa mencuri waktu nge-date. Misalnya, di saat anak sudah tidur atau ketika mereka sedang pergi bersama orang tua Anda. Melakukan adaptasi juga membuat emosi Anda jadi lebih fleksibel.
- Terima. Bila semua cara sudah Anda coba, tapi masalah tak kunjung selesai, Anda berarti harus belajar menerima dengan legowo. Menerima keadaan adalah salah sau trik menyenangkan untuk menghibur diri, terutama ketika Anda sedang bad mood. Dalam hal ini, fokuslah pada hal-hal positif yang sudah Anda lakukan untuk keluarga ketimbang menyesali kekurangan Anda.
Rizka Azizah