Kini, karena berbagai alasan, terutama kesehatan wanita seperti efek samping kontrasepsi, pria pun diharapkan untuk ikut berperan lebih. Tak dipungkiri, alat kontrasepsi wanita yang menggunakan hormon bisa menimbulkan efek seperti peningkatan berat badan dan perdarahan. Di sisi lain, ada pula wanita yang berisiko terancam kesehatan dan jiwanya jika hamil, misalnya memiliki gangguan jantung atau rahim.
Hingga saat ini, perkara kontrasepsi bagi pria memang tidak banyak pilihan yang bisa ditawarkan. Selama ini yang paling awam digunakan adalah kondom. Sayangnya, banyak orang, baik pria maupun wanita, yang merasa tidak nyaman menggunakannya.
Selain alasan tidak nyaman, menurut dr. Indra, kekhawatiran lain yang kerap membuat para suami enggan menggunakan kontrasepsi adalah pengaruhnya terhadap libido dan mengurangi kenikmatan saat berhubungan seks.
“Sebenarnya, para suami tidak perlu khawatir untuk menggunakan alat kontrasepsi untuk pria, baik yang sudah lazim saat ini, maupun metode yang mungkin diizinkan oleh lembaga pengendali obat seperti FDA. Karena untuk mendapat izin, metode kontrasepsi itu harus memenuhi beberapa syarat mutlak yaitu; aman, reversible, tidak mengurangi libido, efektif, dan tidak ada efek samping,” jelasnya.
Selain tak memengaruhi libido, menurut dr. Indra, penggunaan kontrasepsi justru bisa menambah kenikmatan seks. “Terbebas dari rasa khawatir akan terjadi kehamilan yang tidak diinginkan akan membuat suami-istri lebih nyaman dan dapat menikmati hubungan seks,” ujarnya. (f)