Berikutnya, perampokan terjadi –lagi-lagi-- di lapangan parkir. Kali ini, mamanya, seorang manajer di sebuah perusahaan, berteriak sekuat-kuatnya, meski akhirnya si perampok memukul muka sang mama hingga retina matanya robek. “Moral cerita dari kedua peristiwa itu, saya pikir kita harus menjadi seseorang yang kuat. It feels good to act tough, even in a movie,” kisahnya.
Hidup Taraji memang penuh liku dan dramatis. Di usia 15 tahun, ia merayakan kelulusannya dari SMU berbarengan dengan melahirkan anak laki-laki, Marcell Johnson (kini 20 tahun). Ia pun memulai babak baru hidupnya dengan menjadi ibu tunggal, karena ia tidak pernah menikah dengan pria --ayah anaknya-- yang dua tahun kemudian tewas dibunuh.
Taraji tidak pernah mau bicara mengenai peristiwa pembunuhan itu. Namun, ia tak segan bercerita, bagaimana ia harus melanjutkan hidup dengan mengambil kuliah di Electrical Engineering di North Carolina Agricultural and Technical State University. Ia lalu berubah pikiran untuk mengejar karier sebagai engineer gara-gara tidak lulus mata kuliah pre-calculus.
Lulus dari kuliah, lagi-lagi ayahnya yang mendorong dia untuk pindah ke Los Angeles. “Dia bilang, tidak ada yang bisa saya lakukan di sini. Semua mimpi itu ada di Hollywood,” katanya. Berkat ayahnya juga, ia mendapatkan uang saku patungan dari para sanak kerabat untuk biaya. Seorang teman yang bekerja di airline memberinya dua tiket gratis ke Los Angeles.
“Saya datang ke Hollywood sebagai ibu muda yang miskin dengan satu anak, tanpa koneksi, tanpa rumah, juga tanpa pekerjaan,” ia mengenang. Namun, bukan Taraji kalau menyerah dengan fakta itu. Ia lalu datang dari satu casting ke casting lain, hingga mendapatkan peran-peran kecil di serial televisi, seperti ER, Smart Guy, Felicity dan Pacific Blue. Baru pada tahun 2001, pintu karier mulai terbuka lebar setelah ia berhasil mendapatkan peran utama di film Baby Boy, film yang menjadi titik balik kariernya.
Setelah itu, Taraji mampu bergerak mulus antara serial televisi dan film layar lebar. Ia membintangi drama kriminal The Division, lalu film Hustle & Down (2005), yang membuatnya berhasil memenangkan Black Movie Award for Outstanding Performance. Publik secara luas pasti akan mengingatnya sebagai Queenie, ibu angkat Benjamin Button yang diperankan oleh Brad Pitt, di film The Curious Case of Benjamin Button.
Kini, buah kerja keras itu sudah dipetik hasilnya. Ia kini masuk dalam list 25 artis kulit hitam dengan penghasilan terbesar. Meski tidak pernah menikah hingga kini, wanita yang pernah dekat dengan Lamar Odom (mantan suami Khloe Kardashian) dan sering digosipkan sebagai TTM (teman tapi mesra) seumur hidup Tyrese Gibson (aktor Fast & Furious) ini mengaku dalam hidupnya hanya anaknyalah yang terpenting. “Marcell sudah masuk college dan sekarang sedang merintis karier sebagai penulis. Dia menulis esai, cerita, juga punya bakat musik,” ujarnya, sambil menambahkan, “My career’s good, but I think about my family. It’s just the two of us.” (f)