Gandum termasuk jenis serealia dari golongan padi-padian (Gramineae atau Poaceae) dengan bentuk bulir (kernel) oval yang keras seperti padi. Setelah sekam dikupas, terlihat bagian biji gandum yang terdiri atas kulit ari alias bekatul (bran), endosperma, dan keping lembaga alias bakal tunas (germ). Bagian kulit dan bijinya akan lebih mudah dipisahkan saat penggilingan.
• Hard Red Winter Wheat
Dipanen di musim dingin, khususnya di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Berupa biji gandum keras dengan daya serap air tinggi. Kulit luarnya cokelat kemerahan. Cocok digunakan dalam pembuatan roti atau tepung terigu. Kadar proteinnya mencapai 17%.
• Hard Red Spring Wheat:
Dipanen di musim semi. Mayoritas tumbuh di Amerika Tengah, Rusia, Jepang, dan Filipina. Kadar proteinnya mencapai 11%. Kulitnya berwarna merah kecokelatan, berbiji keras, dan daya serap airnya tinggi. Cocok digunakan untuk pembuatan roti.
• Soft Red Winter Wheat:
• Durum Wheat
Tidak seperti jenis gandum sebelumnya, ini jenis gandum yang endosperma atau bagian dalam bulirnya berwarna kekuningan. Banyak tumbuh di Amerika Tengah, Rusia, dan Asia. Memiliki biji yang keras dan kulit kecokelatan. Dipakai dalam pembuatan tepung semolina dan produk pasta, seperti spaghetti atau makaroni.
• Hard White Wheat
Kelas terbaru gandum yang ditanam di Amerika Serikat. Setipe dengan red wheat, namun lebih manis dengan kadar serat tinggi. Digunakan terutama dalam pembuatan roti, bulgur, tortilla, dan mi oriental. Lebih banyak dijual di pasar domestik, dan sebagian diekspor dalam jumlah terbatas.
• Soft White Wheat
Mirip dengan soft red winter wheat, namun lebih banyak ditanam di Pasifik Utara dan California. Banyak diekspor ke Asia Timur. Kadar proteinnya rendah, namun daya serap airnya tinggi sehingga tepungnya lazim dipakai dalam pembuatan kerupuk, biskuit, muffin, dan snack. (BERLIANTI SAVITRI)