Menu yang paling terkenal di sini adalah Yim Guk Gai (ayam garam). Hampir setiap meja memesan menu ini. Serupa, tapi tak sama dengan teknik pengolahan ikan asin yang diawetkan. Ayam utuh dipanggang dalam panasnya timbunan butir garam kristal. Tidak seperti dibayangkan dalam benak femina, kulit Yim Guk Gai tetap berwarna kuning lembut, mirip seperti ayam rebus namun kering. Tekstur serat dagingnya empuk dan juicy, dikuti rasa gurih dan asin yang pas.
Untuk pilihan sayur, salah satu menu andalannya adalah Lindung Cah Fumak. Potongan daging lindung atau belut goreng ditumis dengan sayur fumak dan butiran tapai beras merah. Saat dimasukkan ke dalam mulut, kriuuush.... Kulit belut ini garing dan crunchy, membalut daging lindung di dalamnya yang putih lembut membelai lidah. Berpadu dengan daun sayur fumak hijau yang segar, menimbulkan sensasi tersendiri.
Yang pantang untuk dilewatkan juga adalah Sup Ikan Gurame. Berbeda dengan sup pada umumnya, sup ini menggunakan dasar susu sebagai kuahnya. Ikan gurami digoreng setengah matang terlebih dahulu, kemudian direbus bersama sayuran lainnya dalam susu. Lobaknya terasa manis saat digigit, diselingi dengan harumnya batang seledri dan potongan sayur asin. Biasanya, daging ikan dan tahu dimakan terlebih dahulu, kemudian kuah susu diseruput saat masih hangat. Panasnya langsung menjalar menghangatkan perut. Hmm.... hao chi!
Lokasi: Angke Restaurant Kelapa Gading, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading Square, Jakarta Utara, 14240 Telp: (021) 45866333 Harga: Hubungi resto untuk detailnya. Jam buka: 10.30-21.00 WIB. Suasana: Hangat minimalis khas Cina modern.
CHRISTINE WINATA. FOTO: TODY HARIANTO.