Beres dengan jenis loyang, Anda pun harus memahami bahan dasarnya. Tiap bahan punya kelebihan dan kekurangan. Kenali jenisnya agar tak salah memperlakukannya!
Antilengket (Non Stick)
Cukup populer dan banyak digunakan untuk aneka jenis loyang. Bahan antilengket politetrafluoroetilena (PTFE)-nya membuat makanan tak menempel pada loyang, sehingga Anda tak perlu repot mengoles dengan minyak atau mentega. Penghantar panas yang sangat baik dan merata. Tidak berkarat, tetapi lapisan antilengketnya bisa terkelupas, jika tidak dirawat dengan baik. Harganya relatif mahal.
Aluminium
Ringan dan penghantar panas yang baik. Ada beberapa variasi ketebalan loyang. Pilih yang tebal supaya tidak mudah penyok, tahan terhadap korosi (karat), dan tidak bereaksi terhadap asam. Harganya relatif murah dan mudah tergores. Tidak antilengket sehingga perlu disemir minyak atau mentega sebelum dipakai. Ada juga loyang aluminium foil sekali pakai. Terbuat dari kertas aluminium berlapis yang ringan.
Tembaga
Terbuat dari lembaran tembaga yang tebal, penghantar panas yang baik. Sayangnya bahan ini bereaksi dengan asam, sehingga tidak dianjurkan untuk digunakan memasak makanan yang mengandung asam, seperti tomat merah. Lebih umum digunakan untuk hidangan panggang di dapur Eropa (ayam panggang atau bebek panggang). Konon, tembaga ini paling aman digunakan karena tidak bereaksi terhadap zat apa pun.
Besi
Berat, bukan penghantar panas yang baik, namun dapat mempertahankan suhu panas selama dipakai, dan mudah bereaksi dengan makanan yang mengandung asam sehingga menyebabkan karat. Yang paling umum digunakan adalah loyang martabak manis.
Stainless Steel
Keramik
Loyang keramik ini memiliki fungsi antilengket. Beberapa bahan keramik seperti terracotta memiliki permukaan berpori yang dapat menahan air atau cairan lain selama proses memasak sehingga bisa menambah kelembapan dalam bentuk uap panas untuk makanan.
Kaca
Berat, mudah pecah, tapi tidak berkarat dan tidak bereaksi dengan zat apa pun. Karena penampilannya cantik dan transparan, biasanya jenis loyang dari bahan ini bisa langsung jadi wadah saji. Tahan suhu oven, tapi tidak semua merek dapat digunakan langsung di atas kompor.
Kaca Keramik
Kaca keramik digunakan untuk membuat produk seperti Corningware di Amerika Serikat dan Pyroflam di Eropa. Paduan dua bahan ini memiliki banyak sifat terbaik: tahan suhu tinggi, penghantar panas yang baik, antikarat, dan tidak bereaksi dengan zat apa pun.
Silikon
Meski harganya terbilang premium, silikon m
erupakan jenis bahan untuk alat dapur, termasuk loyang, paling populer belakangan ini. Lentur, mudah dibentuk, mudah dibersihkan, tahan panas (hingga 360° C), dan tersedia dalam warna-warna menarik.