Pepes patinnya istimewa. Daging yang lembut dan berlemak kian melunak setelah pemasakan di atas api kecil dalam waktu lama. Karena kerap ludes sebelum jam makan, keberuntungan Anda dinilai dari keberhasilan memperoleh yang satu ini! “Pernah terjadi saat baru matang, langsung diborong tamu,” cerita pelayan.
Lainnya, Ikan Patin Bakar. Bedanya, tak ada kulit ikan yang kenyal bertumpuk lemak seperti patin pepes. Sebelum dibakar di atas bara, daging dilumuri bumbu berkecap. Kadang disajikan seekor, ada pula potongan-potongan besar.
Hasil lain dari sungai adalah udang galah yang jumbo. Urusan udang, dimasak apapun biasanya enak. Sedangkan Ikan Saluang (mirip teri) biasanya digoreng kering dan sering jadi camilan atau ditaburan ke nasi.
Tempat ini juga membuat Kue Lam. Rasanya lebih legit dari lapis legit. Buah tangan wajib! Namun bila tak ada, cari saja di Choco Bakery. Selain Kue Lam, di Choco Bakery biasanya ada juga Bingka, Hamparan Tatak, Kue Cincin, dan kue basah lainnya.
Untuk oleh-oleh makanan kering, tuju Pusat Oleh-Oleh Andalas. Pilihannya ada Amplang atau Kuku Macan (kerupuk ikan bentuk bulat), Ikan Sepat Goreng Tepung, Ikan Bilis Goreng Tepung, hingga Abon Ikan Patin, dan Abon Ikan Haruan.(f)