Bukan hanya Giuliana yang merasa terpukul, Bill pun merasakan kesedihan dan kemarahan yang mendalam saat itu. "Sebagai seorang pria dan suami, saya berharap bisa bertukar tempat dengan istri saya, tapi saya tak bisa dan itu menyebalkan. Meski terpukul, saya selalu berusaha terlihat tegar di hadapan Giuliana. Diam-diam, saya sering menangis di kamar mandi,” ungkapnya, tertunduk sedih.
Mereka berusaha menghadapi kanker itu dengan segala cara. Tahun itu juga, Giuliana menjalani operasi lumpectomy untuk mengangkat kanker di payudaranya dan dilanjutkan dengan radiasi. Tak hanya itu, ia harus menjalani operasi yang mungkin merupakan mimpi buruk bagi sebagian wanita, yakni mastectomy atau pengangkatan sebagian dari payudaranya. Tapi, menurut Giuliana, jika ia masih ingin memiliki anak, ia harus kembali sehat.
Ia menyadari bahwa dirinya lebih dari sekadar payudara yang seksi, dan kesuksesan kariernya saat ini ia capai lewat kerja keras. "Jika pekerjaan saya dinilai hanya dari payudara dan gaun seksi yang saya kenakan, artinya saya berada di bisnis yang salah," tuturnya.
Bill pun sependapat. Ia mencintai Giuliana seutuhnya, bukan hanya karena kecantikan fisiknya. "Saya sangat mencintai Giuliana. Ia adalah hal terpenting dalam hidup saya," ungkapnya, tulus.
Dalam buku I Do, Now What yang mereka tulis bersama, Bill dan Giuliana menceritakan tentang kehidupan romansa dan bagaimana mereka menjaga benih-benih cinta di hati mereka untuk terus tumbuh. "Saya dan Bill datang dari keluarga dengan latar belakang yang serupa. Kedua orang tua kami menikah di usia muda. Kami banyak belajar dari kehidupan pernikahan mereka," tutur Giuliana.
Wanita yang bernama asli Giuliana DePandi ini menyadari bahwa banyak hubungan pasangan selebritas di Hollywood yang kandas di tengah jalan. Hal ini memberi pelajaran penting bagi keduanya dalam menjalani pernikahan. "Hollywood hanyalah tempat kami tinggal dan bekerja, tapi itu bukanlah identitas kami sesungguhnya. Dan, jika suatu hari kami kehilangan itu semua, kami masih memiliki satu sama lain," ujarnya, yakin.
Dalam sebuah wawancara dengan Today, Bill mengatakan bahwa permasalahan yang mereka lalui menjadikan hubungan keduanya makin kokoh dan ia ingin membaginya dengan orang banyak. Bukan untuk popularitas, tapi untuk berbagi inspirasi. "Apa pun permasalahannya, ketidaksuburan, kanker payudara, atau masalah lainnya, kami akan mengubah hal negatif menjadi positif. Jika kami bisa menolong orang lain dengan membagi kisah kami, maka semua itu sepadan dengan perjuangan yang telah kami lalui," ujar Bill. (f)