Tren mengantarkan kaum urban untuk makin berani mencoba kuliner baru dan unik. Sebuah kesempatan bagi pengusaha idealis untuk menawarkan rasa yang belum mainstream. Seperti pasangan suami-istri Tariq Al Nahawi dan Shinta Purbasari, yang justru menjajakan street food khas Lebanon di Al Mazze. Gerai mungilnya berdiri sendiri di pojok food court, tak berdempetan dengan kios lain sehingga mencolok.
Tampilan Mankoshe Lahem seperti pizza tanpa keju. Daging sapi cincang di atas roti bertabur chili flakes dan merica hitam. Pedasnya membakar lidah, cocok untuk orang Indonesia yang doyan pedas. Berikutnya, Mangkoshe Jebnen, roti bulat pipih ber-topping keju yang cocok untuk anak-anak. Keistimewaannya ada pada adonan roti, yang walau disantap dingin, rasa gurih dan tekstur lembut roti tidak sirna. Temani keduanya dengan Fraze, sirop stroberi khas Libanon.
Konafa Cheese juga layak coba. Kue dengan 21 macam bahan plus lelehan keju mozzarella. Sebelum disantap, siram dengan sirop gula lalu remukkan dengan garpu sampai menjadi remah. Perpaduan keju yang gurih bercampur manis menjadi hiburan eksklusif di mulut. Bawa pulang Sambosek, roti unyil yang membingkai daging giling. Al Mazze menawarkan rasa baru yang patut dieksplorasi! (TV)
*)Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.