Mengetahui kualitas secangkir kopi dengan mencicipi cita rasanya memang bukan keahlian semua orang. Bagi Anda yang baru mulai belajar tentang kopi, kuasai ’jurus-jurus’ dasar berikut ini.
- Bila ingin mengeksplorasi, tetapi tidak yakin apa yang akan dicoba, jangan takut bertanya kepada barista Anda. Barista yang baik dan percaya diri menyukai pertanyaan-pertanyaan dan akan berbagi pengetahuan dengan Anda.
- Bagi sebagian besar orang, cappuccino dan latte akan menjadi pilihan aman. Oleh barista, susunya tidak akan dipanaskan lebih dari 65°C. Sebab, panas berlebih akan merusak protein dan gula alami susu (laktosa) yang memberi rasa manis dan gurih pada minuman. Khawatir terlalu panas? Suhu susu yang tepat tidak akan membakar lidah. Dalam specialty coffee memang disarankan untuk menyesap kopi segera setelah dibuat.
- Belajarlah untuk tidak menambahkan gula ke dalam kopi panas. Kopi arabika yang baik (termasuk fine robusta) tidak memerlukan gula karena akan menutupi karakter dan taste notes dalam kopi. Kurangi penggunaan gula perlahan-lahan sambil melatih kepekaan indra pengecap.
- Tidak tahan dengan ’tendangan’ espresso yang terlalu kencang, tetapi ingin menemukan notes dalam kopi Anda? Coba cicipi kopi hitam dengan metode (seduh/brewing?) manual. Hasil seduhannya lebih lembut dan ringan dibandingkan espresso. Memang butuh waktu lebih lama, tetapi sebagai bonus Anda dapat mengobrol dengan para barista selagi mereka membuatkannya untuk Anda!(f)