Farah Hidayati/ Gagasmedia
Melisa jatuh hati kepada Ryan, rekan kerjanya. Ia diam-diam menyukai cara laki-laki itu bicara, tertawa, dan caranya membicarakan cinta. Bagi Melisa, cinta selalu datang bersama kecewa, juga setumpuk luka. Sampai suatu saat, ia dan Ryan harus bekerja sama menyusun keping-keping sebuah cerita. Bagi pembaca yang merasa sedang tidak percaya pada keajaiban cinta, kisah Melisa bisa menginspirasi. Ia mengajarkan bagaimana cara menunggu dan berdamai dengan waktu. (f)