Apakah hobi mengoleksi barang-barang ini bisa menjadi semacam investasi yang menguntungkan, atau hanya akan memenuhi rumah kami saja nanti?
Menurut Ligwina Hananto, Perencana Keuangan Independen, barang koleksi bisa saja kita akui sebagai aset. Tapi, tentu saja perlu persyaratan tertentu. Misalnya, gitar. Jika saya yang mengoleksi, tidak akan begitu bernilai. Tapi, gitar milik Dewa Budjana lain lagi ceritanya. Nilainya pasti sangat tinggi.
Perlu juga kita perhatikan, barang seni seperti apa yang akan dikoleksi. Jika memang ini adalah hobi yang ingin dibawa serius, coba belajar lagi. Tren lukisan seperti apa yang nilainya meningkat. Atau, pelukis mana yang namanya mulai dikenal. Juga tata cara jual beli barang seni itu sendiri. Jangan sampai koleksi Anda ternyata tidak memiliki nilai jual. (PSS)