Ada seribu alasan mengunjungi Pulau Dewata. Selain uniknya budaya masyarakat Bali, keindahan alamnya selalu merayu para turis untuk singgah kembali. Bagi para wisatawan Eropa, daerah Canggu di utara Kuta, seolah menjadi destinasi wajib, khususnya bagi para pecinta olah raga selancar atau surfing. Pasalnya, ombak di pantai Barawa menyajikan gulungan ombak yang menggiurkan bagi para peselancar dengan level intermediate dan advance.
Daya tarik ini menelurkan ide bisnis dalam benak Mila Ngadiman yang membangun Koa D’Surfer Hotel. Hotel tematik yang mengangkat konsep surfing di setiap sudut ruangnya. Namanya diambil dari Koa, jenis kayu terbaik yang digunakan masyarakat Hawaii untuk membuat papan selancar. Atmosfer santai ala pantai terasa saat menjumpai lobby dengan lantai pasir dengan jajaran papan selancar di atasnya. Tempat ‘parkir’ papan selancar pun menyambut di teras, pertanda hotel ini memang untuk para peselancar.
Kamar minimalis dengan interior serba kayu siap menjadi tempat beristirahat. Dominasi warna putih ampuh menghilangkan lelah dan merilekskan mata. Jika memilih kamar dengan balkon, pemandangan Pantai Barawa di kejauhan menjadi hidangan yang menyenangkan.
Sebagai pemuas lapar, restoran Kopi TM siap menyajikan menu dengan cita rasa nusantara dan Asia. “Ini salah satu cara memperenalkan rasa nusantara kepada para turis mancanegara. Karena, jarang resto yang menyajikan makanan Indonesia di daerah ini,” jelas Mila.
ISYANA ATININGMAS
FOTO: DOK. KOA SURFER HOTEL