Untuk menghadapi masalah seperti itu, sikap menghargai suami sangat penting. Termasuk saat menghadiri undangan yang ditujukan untuk Istri. “Jika mengajak suami, jangan sampai dia merasa tersisih di tengah acara. Bahkan, jika dia tidak ingin pergi, tak usah memaksa. Lebih baik pergi sendiri,” kata Adriana.
Selain itu, menurut Adriana, seiring dengan kesuksesan istri, komitmen di awal perkawinan mesti selalu diperbaharui untuk menghindari konflik yang mungkin akan memicu perceraian.
“Seiring kesuksesan istri, bisa jadi pembagian waktu dan peran dalam rumah tangga berubah. Namun yang terpenting, komitmen harus sesuai kesepakatan bersama. Hanya dengan begitu keduanya bisa keluar rumah sebagai tim yang solid,” kata Adriana menegaskan. (f)