Sex & Relationship
Harapan Tak Selalu Sama

26 May 2014


Entah atas nama apa, sering kali kita enggan menyatakan perasaan kita lebih dulu kepada pasangan. Gengsi? Malas? Malu? Apa pun itu, saat kita menahan diri untuk tidak mengatakannya lebih dulu, hasil akhirnya bisa ditebak. Kita tersiksa karena tak juga mengungkapkan rasa rindu kita dan berakhir dengan ‘depresi’ karena pasangan tak juga ‘menangkap’ sejumlah sinyal yang kita kirimkan. Karena tak kunjung  ada tindakan yang mendukung keinginan kita, buntutnya malah menyalahkan pasangan yang tidak mengerti kita.  Hmm….

Menurut psikolog Nessi Purnomo, keengganan untuk mengatakan lebih dulu apa yang menjadi keinginan kita kepada pasangan, berasal dari rasa takut jika pasangan tidak memiliki harapan yang sama. Jika kita ingin bertemu dengannya, tentu kita berharap ia memiliki keinginan yang sama. “Sehingga, kita merasa seharusnya akan sangat membahagiakan  jika keinginan tersebut datangnya dari pasangan, bukan dari pihak kita,” jelas Nessi. Dengan kata lain, jika kita lebih dulu mengatakan keinginan untuk bertemu, seolah-olah hanya kita yang berharap, sementara pasangan sebaliknya.
   
Melihat wanita yang kelihatannya ‘ribet’ sendiri dan senang bermain-main dengan pikirannya, diakui Nessi karena ada pola pikir yang berbeda antara pria dan wanita. Pria cenderung lebih mudah mengutarakan apa yang menjadi keinginannya, termasuk minta waktu bertemu karena kangen, menelepon lebih  dulu tanpa ada alasan tertentu, hingga menanyakan langsung jika ada yang mengganggu pikirannya. Sementara wanita sebaliknya. Wanita memilih untuk menunggu pasangannya mengerti apa yang membuatnya bahagia tanpa perlu banyak bicara.
Advertisement

Sering terjadi, ketika pada akhirnya wanita tersebut berani mengatakan apa yang jadi keinginannya, dan pasangan bersedia untuk memenuhinya, wanita ini bisa dengan mudahnya menarik diri dan menolak karena momennya sudah lewat. Lagi-lagi tinggallah pria yang kebingungan harus berbuat apa. “Dengan perbedaan ini, tidak mengherankan jika sering kali pria menganggap bahwa wanita adalah makhluk yang sulit dipahami,” jelas Nessi, tersenyum. 

Rully Larasati





 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?