Celebrity
Hampir Jadi Diplomat

12 Nov 2012

Saat bicara soal pernikahannya yang kandas, ia banyak menghela napas. Tapi, coba ajak Mike bicara soal bisnis restorannya, Negev, seketika suaranya akan terdengar antusias dan sorot matanya tampak bersemangat. Di restoran yang awalnya ia buka bersama Tamara itu, Mike bertanggung jawab sebagai business partner. Tapi sesungguhnya, ia menggunakan kemampuannya merebut hati pelanggan. Padahal, Mike tidak memiliki latar belakang pendidikan marketing.

“Saya bertanggung jawab terhadap pemasaran restoran ini. Sesekali, saya juga memasak, lho,” katanya, berpromosi. Pria berzodiak Scorpio ini juga tak segan membawakan kue ulang tahun untuk tamu restorannya yang berulang tahun.

Tabir glamor selebritas membuat publik tidak tahu bahwa Mike termasuk aktor yang serius dengan pendidikannya. Bahkan, kesibukannya meraih gelar sarjana di program studi hubungan internasional dan sejarah dari Universitas British Colombia, Kanada, membuatnya sempat menghilang dari dunia modeling beberapa tahun lalu. Di sana, ia juga mengambil mata kuliah studi tentang Asia. Tak heran jika ia hampir mengikuti jejak ayahnya yang diplomat, untuk bekerja di Kedutaan Besar Kanada di Indonesia.

Advertisement
Tapi, dunia akting dan bisnis lebih menarik minatnya. “Saya mau menjalani keduanya sekaligus. Jadi, masalah saya di dunia hiburan tidak boleh mengganggu pekerjaan saya. Para investor juga bukan orang yang suka pada infotainment. Yang kami perhatikan hanya kelancaran bisnis restoran. Saya harus bertanggung jawab untuk hal itu,” tegasnya.
Seperti karier aktornya yang mulai go international, ia pun ingin mengembangkan bisnis restorannya hingga ke luar negeri. Mike seolah ingin membuktikan bahwa ia seorang pria dewasa yang mau bekerja keras demi masa depan keluarganya.

Meski berbisnis restoran, ia tetap berdiet demi menjaga kesehatan dan penampilan. “Bukan diet ketat, kok. Saya hanya berusaha makan lebih sehat, seperti mengurangi konsumsi gorengan, gula, garam, tidak makan di atas pukul delapan malam, serta memperbanyak makan buah dan sayur,” jelasnya. Bekerja di dunia hiburan yang terkadang memaksanya kerja hampir 24 jam memang ‘memaksanya’ untuk ekstra hati-hati menjaga stamina. (f)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?