Pedasnya cabai hijau kampung yang ‘memanaskan’ mulut, bercampur gurihnya bumbu. “Empuknya didukung pemilihan itik yang tepat, yakni itik jantan yang tidak terlalu besar, di bawah 6 bulan (paling pas 3 bulan -Red). Kalaupun harus menggunakan yang betina, jangan yang sudah bertelur,” cerita sang pemilik.
Cicipi juga Asam Padeh dan Gulai Kepala Ikan. Embusan angin dingin berbaur aroma lezat makanan Minang, menjadi simfoni indah antara alam dan rasa.(f)
Telp: (0752) 7444616.
Jam buka: 10.00 – 22.00 WIB.
Harga*): Rp15.000 – Rp150.000
Suasana: Beberapa saung bambu dengan latar Ngarai Sianok.
*)Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.