Di tempat kerja baru, bukannya pertemanan yang didapat, tetapi gunjingan yang menyinggung masalah pribadi. Tentunya sebuah tantangan tersendiri untuk mempertahankan profesionalisme kita. Menurut Yuni Lasti Faulinda, Experd Consultant, sebagai pendatang baru, wajar jika untuk sementara waktu Anda akan menjadi ‘topik pembicaraan’ di lingkungan kerja. Status sosial yang berpisah dari suami, tentu menjadi ‘bumbu tambahan’ saat mereka membicarakan Anda.
Tugas Anda adalah menunjukkan bahwa status sosial tidak ada hubungannya sama sekali dengan profesionalisme di kantor. Tunjukkan bahwa Anda tetap bisa produktif, meskipun baru saja melewati masalah besar dalam kehidupan pribadi.
Tantangannya adalah pada saat Anda harus melakukan hal yang tidak populer di kantor, seperti menegur bawahan atau menolak program kerja tim. Sangat mungkin mereka akan mengait-ngaitkan status sosial dengan gaya kepemimpinan Anda. Jalan terbaik untuk menghadapi masalah ini adalah tetap profesional dan selalu berusaha konsisten dengan performa kerja Anda.(f)