Food Review
Di Kebun Organik Pak Lambon

26 Apr 2013



Setelah menunggu sekian lama, Warung Pulau Kelapa muncul di edisi Wanita dan Kesehatan. Momen yang sangat tepat untuk menceritakan kembali pengalaman perjalanan jauh untuk tiba ke lokasinya di Ubud. Keletihan terbayarkan begitu tiba di resto berbentuk rumah joglo prakarsa I Gusti Made Sukadana, akrab dipanggil Pak Lambon, itu.

Melewati penginapan satu kamar yang sedang dirancangnya, terlihat kebun organik yang sangat luas. Ada daun kenikir dan daun kemangi asal Jawa dan Kalimantan, yang kerap digunakan Pak Lambon dalam masakannya. Turis-turis menyukai aktivitas  memetik sendiri sayuran organik siap panen, atau sekadar tur keliling.

Advertisement
Pak Lambon tidak menggunakan MSG. Banyaknya jenis sayuran juga membuat Pak Lambon bebas mengkreasikan ragam menu vegetarian. Racikan yang ia buat pun terkadang menu dadakan, tergantung sayuran apa yang tengah asyik dipetiknya.
Yang wajib dicicipi adalah Pecel Blitar. Ada pula Nasi Goreng Kemangi khas Jawa. Kemanginya sangat wangi karena dipetik mendadak. Di teras resto juga ada daun poh-pohan. Tinggal dipetik dan siap dijadikan lalapan!
Di tengah panasnya udara, segarkan tenggorokan dengan es kiatna, es cendol, atau es jeruk nipis. (RAN)

Lokasi: Jl. Raya Sanggungan-Lungsiakan, Ubud, Bali. Telp: (0361)8215502. Jam buka: 10.00-22.30 WITA. Harga*: Rp10.000–Rp45.000 (belum termasuk pajak 10%). Suasana: Asri berkat perabot serba kayu dan kebun yang luas.




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?