Tak jauh berbeda dengan cerita Caesar Salad, Cobb Salad juga tercipta pada kondisi ‘terjepit’. Pada sekitar tahun 1920-an, pemilik restoran The Brown Derby, Bob Cobb membuat salad dari bahan yang tersisa di restorannya karena merasa lapar. Tak dinyana, salad ‘sisa’ ini menjadi ciri khas The Brown Derby yang juga merupakan tempat favorit bintang Hollywood. Resep asli Cobb Salad terdiri atas avokad, seledri, tomat, selada air (watercress), telur rebus, ayam, bacon, lokio (chives), dan keju roquefort.
Satu lagi nama salad populer yang sering tersaji adalah Waldorf Salad. Nama ini muncul pada 9 Maret 1896 pada pembukaan hotel Waldorf Astoria di kota New York. Si pencipta, Oscar Michael Tschirky membuat resep salad buah yang hanya berisi apel, seledri, dan mayones. Resep klasik ini tertulis di dalam bukunya sendiri berjudul The Cook Book. Pada perkembangannya Waldorf Salad diberi tambahan walnut seperti resep yang terdapat di buku The Waldorf-Astoria Cook Book oleh Ted James dan Rosalind Cole.
Tak hanya nama salad populer yang punya cerita, salah satu dressing terkenal yaitu Thousand Island juga punya kisah unik. Ada yang mengatakan dressing Thousand Island berasal dari sebuah resor di Clayton, New York. Seorang pemandu untuk kegiatan memancing, George Lalonde, dan istrinya, Sophia menyajikannya kepada para pemancing. Namun, food editor di New York Times, Craig Claiborne menulis bahwa dressing Thousand Island diciptakan di Hotel Drake, Chicago. Istri sang koki mengatakan bahwa dressingnya sangat kental dan seperti lumpur dari pulau yang baru saja mereka kunjungi, yaitu Thousand Island.