Pencarian Denada berujung pada lagu berjudul ‘Kamu Memang Gila’ karya El Ibnu, sahabatnya. “Kamu memang bisa mendapatkan semua wanita. Tapi semua ada batasnya. Yang ganteng bukan kamu saja!” Begitu petikan lirik lagu tersebut. “Saya mau ini!” teriak Denada saat Ibnu menyanyikan lagu itu. Meski awalnya lagu tersebut dibuat Ibnu untuk orang lain, lagu bertempo pelan tapi tidak melankolis itu akhirnya Ibnu berikan juga untuk Denada yang sangat yakin lagu itu sesuai dengan karakternya.
Apakah itu berarti ia menemukan apa yang menjadi idealismenya? “Tepatnya, saya mendefinisikan kembali apa itu idealism menurut saya. Menjadi idealis bukan berarti harus egois dan tidak mau berkompromi. Harus ada titik tengah antara menjadi idealis untuk diri sendiri dan idealis bagi penikmat karya kita. Bagi saya, yang penting jujur pada diri sendiri,” ungkap wanita yang jago menari jaipong ini dengan gaya bicara yang lugas.
Perjalanan panjang 17 tahun di dunia hiburan, termasuk pernah menjajal seni peran, membuatnya sadar, menyanyi adalah dunia yang menjadi impiannya. “Syuting film atau sinetron memakan waktu yang panjang, membuat saya kesulitan berlatih vokal dan tidak bebas mengambil pekerjaan menyanyi,” ujar Dena yang pernah bermain di sinetron Rahasia Ilahi ini. Selain akting, Denada juga permah berkecimpung di dunia presenting dengan menjadi presenter beberapa acara olahraga. (f)