Bagaimana ceritanya Anda beralih dari drama ke laga?
Sejak dikontrak MD Entertainment, saya tergolong ‘setia’ main sinetron dan FTV bergenre drama. Waktu ditawari bermain di sinetron laga, Raden Kian Santang, saya sempat menawar, tidak mau beradegan bela diri. Tetapi, kenyataan berkata lain. Di satu scene, saya terpaksa beradegan berkelahi karena pemeran lain tidak datang. Saat dicoba, ternyata saya bisa melakukan adegan fighting. Sampai sekarang keterusan, deh.
Sulitkah menyesuaikan diri?
Kalau gerakan seperti menendang, memutar, atau side kick… tidak juga. Saya memiliki dasar tari modern dan kerap ikut kelas body combat atau boxing di gym. Itu cukup membantu. Tetapi, bukan berarti bebas keseleo atau biru-biru. Segala jenis salep ada di tas saya (tertawa). Terkadang, saya sudah hati-hati, tetapi lawan enggak bisa mengontrol pukulannya. Saya tidak pernah memakai pemeran pengganti, lho, termasuk fighting menggunakan sling!
Cara Anda menjaga kesehatan?
Awalnya saya tergolong sering sakit karena kegiatan stripping ini. Dianjurkan mengonsumsi suplemen, lebih sering lupa. Sampai akhirnya saya cek ke dokter, dan beliau menyarankan mencoba raw food, sekaligus memberikan cara-caranya. Tiap pagi ada green juice dan buah-buahan berwarna, berganti tiap hari. Saya juga banyak browsing dan bertanya kepada teman-teman yang pernah melakukannya. Selain stamina tubuh lebih baik, alergi saya sudah jauh berkurang!
Ada saat cheating?
Ya! Saya pencinta dessert dan makanan manis. Saking inginnya, sampai terbawa mimpi. Tiap weekend, saya pasti banyak makan yang manis-manis, he… he… he…. Saya akan bela-belain ke restoran atau kafe untuk membeli chocolate melt kesukaan saya.
Passion yang belum tercapai?
Saya sangat menyukai anak-anak dan ingin menjadi guru. Percaya atau tidak, saat break syuting selama beberapa bulan, saya melamar pekerjaan sebagai guru pre-school di sekolah internasional. Ketika dipanggil, saya sudah keburu tanda tangan kontrak untuk main sinetron stripping. Jika sudah tidak lagi berakting, besar kemungkinan saya akan mencoba mengajar.
Rully Larasati