Tanpa sengaja Anda membaca sebuah SMS genit dari seorang wanita yang ditujukan kepada sang suami. Ketika marah, suami justru mengatakan itu SMS iseng dari beberapa teman kerjanya yang tak perlu dipermasalahkan. Namun, Anda ingin mencari kejelasan dari wanita pengirim SMS itu. Apakah ini langkah yang tepat?
Menurut Psikolog Monty Satiadarma, memang benar, adakalanya SMS bersifat iseng belaka. Keinginan pasangan hidup mencari tahu sumber SMS cenderung juga menimbulkan ancaman hubungan interpersonal karena dapat dianggap mengintervensi hubungan sosialnya. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa banyak peristiwa perselingkuhan berawal dari tindakan ‘iseng’, termasuk lewat SMS.
SMS sesungguhnya hanya merupakan media komunikasi yang lebih memberi kemudahan bagi banyak orang dalam berinteraksi, termasuk melakukan komunikasi ‘iseng’ yang berdampak hubungan emosional.
Kecurigaan tidak layak dikembangkan karena akan mengancam hubungan yang selama ini telah terjalin. Akan tetapi, kewaspadaan harus tetap terjaga dengan baik. Lebih baik Anda berkonsultasi langsung dengan tenaga profesional guna mengatasi hal tersebut. Karena, kompleksitas masalah perlu dipertimbangkan lebih rinci, termasuk mewaspadai sikap pribadi dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.
Advertisement