Biasanya, mati rasa dirasakan pada malam hari. Kemungkinan karena posisi tangan yang tertekuk saat tidur atau tidur dalam posisi miring. Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah kekakuan jari-jari tangan yang sering dirasakan pada pagi hari, saat bangun tidur. “Jadi, CTS hanya menyerang jari-jari tangan, dan biasanya yang lebih dulu diserang adalah tangan kanan,” katanya.
-Menekuk pergelangan tangan ke arah telapak tangan (posisi prayer) dan mempertahankan posisi tersebut selama 30-60 detik. Jika rasa nyeri, kesemutan, rasa tebal/baal bertambah, maka Anda mengalami penyakit CTS.
- Melakukan pemeriksaan yang disebut EMG (electromyelography), yaitu tes untuk mengetahui tingkatan hantaran listrik pada saraf medianus. Makin lemah hantaran listriknya, maka makin parah tingkat CTS-nya.
CTS yang berkepanjangan dapat mengakibatkan kerusakan saraf permanen dengan indikasi mati rasa terus-menerus, atropi otot (otot ibu jari lebih kecil atau lebih lemah) di pangkal ibu jari, sehingga sulit menggerakkan ibu jari, susah menggenggam benda dan sering menjatuhkan benda karena kekuatan otot tangan berkurang. Tingkat keparahan CTS, dari yang hanya berupa gejala sampai terjadi atropi otot, memakan waktu 6-12 bulan, jika aktivitas yang dilakukan tetap berlangsung.(f)